Manchester (Tutur.co.id) – Penyerang Real Madrid Vinicius Junior tampil sebagai sosok kunci saat timnya menyingkirkan Manchester City pada babak 16 besar Liga Champions. Dalam laga leg kedua di Etihad Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB, Vinicius mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 2-1 bagi Los Blancos.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Real Madrid melaju ke perempat final dengan agregat meyakinkan 5-1, setelah sebelumnya menang 3-0 pada leg pertama di Santiago Bernabeu.
Vinicius membuka keunggulan Madrid melalui eksekusi penalti pada menit ke-22. Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat gol Erling Haaland pada menit ke-41. Namun, Vinicius kembali menjadi penentu dengan gol keduanya pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+3.
Selebrasi Vinicius usai mencetak gol pertama turut menjadi sorotan. Ia tampak menirukan gestur menangis sambil meletakkan jari di bibir, yang memicu berbagai spekulasi.
Menjelaskan aksinya, Vinicius mengaku selebrasi tersebut merupakan respons terhadap ejekan yang ia terima saat berkunjung ke Etihad sebelumnya. Ia menegaskan tidak bermaksud tidak menghormati suporter Manchester City.
“Waktu terakhir saya datang ke sini, mereka mengejek saya dan bilang saya menangis soal Ballon d’Or. “Itu hanya cara saya membuktikan diri kepada para fans hari ini,” ujar Vinicius dalam wawancara dengan Amazon Prime.
Sebelumnya, Vinicius memang harus mengakui keunggulan gelandang City Rodri dalam perebutan Ballon d’Or 2024. Situasi tersebut sempat menjadi bahan ejekan dari suporter tuan rumah yang membentangkan tifo bergambar Rodri dengan trofi disertai tulisan bernada sindiran.
Penampilan gemilang Vinicius di Etihad sekaligus menjadi penebusan setelah ia gagal mengeksekusi penalti pada leg pertama. Ia mengungkapkan dukungan dari rekan setimnya, termasuk Federico Valverde, menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan dirinya.
“Saya sangat kecewa tidak bisa mencetak gol pekan lalu. Saya benar-benar ingin mencetak penalti itu, tapi tidak berhasil. Dia memberi saya kepercayaan diri dan mengatakan hari ini akan menjadi hari saya. Saya sangat senang,” kata Vinicius.
Lebih lanjut, Vinicius menilai kemenangan atas Manchester City menjadi momentum penting bagi kepercayaan diri tim di sisa musim ini.
“Ini adalah momen yang penting. Ketika Madrid bermain di Liga Champions, semuanya berubah—suporter dan pemain. Kami siap menghadapi apa pun selanjutnya,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub.
Real Madrid kini menantikan lawan di babak perempat final, yang akan ditentukan dari hasil pertandingan antara Bayern Munchen dan Atalanta. Vinicius pun menyatakan ambisinya untuk kembali membawa Los Blancos meraih gelar Liga Champions, setelah terakhir kali juara pada musim 2024/2025.

