Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia kehilangan ratusan ribu hektare lahan sawah dalam lima tahun terakhir. Penyusutan ini dinilai mengancam ketahanan pangan nasional jika tidak segera dikendalikan.
Nusron menjelaskan, berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2025, luas Lahan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) seharusnya mencapai minimal 87 persen dari Lahan Baku Sawah (LBS) di setiap wilayah. Namun, capaian di lapangan masih jauh dari target, sehingga pemerintah berencana merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai langkah korektif.
