Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto mengatakan di minggu pertamanya di pemerintahan, ia menemukan penyalahgunaan besar dalam tata kelola bahan bakar dan minyak mentah. Selain itu, dirinya juga menemukan berbagai praktik ilegal ditemukan di hampir seluruh sektor ekonomi.
Prabowo pun menyebut fenomena ini sebagai mengistilahkannya sebagai “greedynomics”, di mana praktik rakus yang mengejar keuntungan di atas segalanya meski harus korupsi dan merusak alam. Hal ini berujung pada keputusannya mencabut izin dari 28 perusahaan. Presiden menganggap hal ini sebagai bentuk perlawanan terhadap hukum secara terang-terangan.
