Jakarta (tutur.co.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah berkomitmen untuk membayar iuran sebesar USD 1 miliar kepada Board of Peace (BoP). Pernyataan tersebut disampaikan untuk membantah isu yang berkembang mengenai keterlibatan Indonesia dalam pendanaan lembaga tersebut.
Menurut Prabowo, Indonesia juga tidak termasuk dalam daftar negara donor awal dalam pertemuan yang digelar di Washington, D.C.. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menyampaikan komitmen finansial terhadap program tersebut dan memastikan informasi yang beredar tidak sesuai dengan posisi resmi Indonesia.
