Erbil (Tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Iran hanya menang satu hal dalam perang melawan militernya. Menurut Trump, Iran hanya menang dalam memproduksi gambar-gambar hasil Artificial Intelliengsi (AI).
Trump mengakui jika media-media Iran sangat jago untuk memanipulasi gambar-gambar hoaks untuk membuat dunia terpana. Padahal menurut Trump, Iran saat ini dalam kondisi keteteran meladeni gempuran AS dan Israel.
“Iran selama ini dikenal sebagai master manipulasi media dan humas. Mereka secara militer lemah. Tapi sangat bagus memberi asupan informasi salah. Satu-satunya pertempuran yang mereka menangkan hanya lewat AI yang didistribusikan media korup mereka,” kata Trump lewat akun Truth Social.
Menariknya, beberapa platform media sosial seperti X (Twitter) pada 3 Maret 2026 lalu telah mengumumkan akan menangguhkan akun yang memproduksi postingan video AI selama 90 hari. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang menyesatkan.
“Pada masa perang, sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki akses ke informasi otentik di lapangan. Dengan teknologi AI saat ini, sangat mudah untuk membuat konten yang dapat menyesatkan orang,” kata Nikita Bar, kepala produk di X.

