Teheran (tutur.co.id) – Gubernur Teheran Mohammad Sadegh Motamedian mengumumkan sebanyak 700 masjid yang tersebar di 22 distrik ibu kota Iran telah disiapkan untuk dapat beralih fungsi saat keadaan darurat. Termasuk beralih fungsi menjadi pusat penampungan dan bantuan dalam berbagai skenario yang dapat terjadi.
Bahkan, masih menurut Mohammad Sadegh dilansir dari IranWire, alih fungsi tempat peribadatan yang masuk dalam rencana manajemen krisis yang disiapkan Teheran ini juga dilengkapi dengan fasilitas panel solar, generator dan sumber energi yang lain sehingga siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, termasuk saat pecah perang besar.
Meski enggan melanjutkan secara detail kesiapan ratusan masjid tersebut untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang mungkin akan terjadi, namun secara garis besar segala infrastruktur telah disiapkan dengan matang.
Bahkan juga kemungkinan masjid-masjid tersebut dilengkapi sistem pertahanan mumpuni. Selain menjadikan masjid-masjid sebagai sarana pertahanan dari keadaan darurat, pemerintah kota Teheran juga menjadikan sekolah, stadion hingga universitas sebagai pertahanan dalam keadaan darurat.

