Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Surplus Perdagangan RI Bertahan 72 Bulan Beruntun, Ditopang Ekspor Sawit hingga Nikel

Surplus Perdagangan RI Bertahan 72 Bulan Beruntun, Ditopang Ekspor Sawit hingga Nikel

Makro Gusti Tetiro02 Juni 2026 / 16:39 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pertama kali di Indonesia, NCKL berhasil memproduksi bahan baterai kendaraan listrik: Nikel Sulfat. (Foto: Laman Resmi tbpnickel.com)
Pertama kali di Indonesia, NCKL berhasil memproduksi bahan baterai kendaraan listrik: Nikel Sulfat. (Foto: Laman Resmi tbpnickel.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia kembali membukukan surplus neraca perdagangan pada April 2026, memperpanjang tren surplus menjadi 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengatakan secara kumulatif neraca perdagangan barang Indonesia selama periode Januari-April 2026 mencatat surplus sebesar US$5,64 miliar.

“Dengan capaian ini maka neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus 72 bulan berturut-turut,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut BPS, surplus tersebut ditopang oleh kinerja perdagangan nonmigas yang mencatat surplus sebesar US$14,16 miliar. Di sisi lain, sektor migas masih mengalami defisit sebesar US$8,52 miliar akibat tingginya kebutuhan impor energi.

Sepanjang empat bulan pertama 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai US$92,15 miliar atau tumbuh 5,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ekspor terutama didorong sektor industri pengolahan yang mencatat nilai ekspor sebesar US$75,57 miliar atau meningkat 9,78% secara tahunan.

Dari sisi pasar tujuan, China masih menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan nilai ekspor mencapai US$22,76 miliar atau berkontribusi 25,93% terhadap total ekspor nonmigas nasional.

Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan nilai ekspor US$10,17 miliar, disusul India sebesar US$6,14 miliar.

Ekspor ke China didominasi oleh komoditas besi dan baja, nikel dan produk turunannya, serta bahan bakar mineral. Sementara itu, ekspor ke Amerika Serikat banyak ditopang oleh mesin dan perlengkapan elektrik, alas kaki, serta pakaian dan aksesorinya.

Di sisi lain, nilai impor Indonesia selama Januari-April 2026 mencapai US$86,51 miliar atau meningkat 13,40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor nonmigas tercatat sebesar US$73,58 miliar atau tumbuh 12,70%, sedangkan impor migas mencapai US$12,93 miliar atau meningkat 17,58%.

Baca Juga  Melonjak 21,4 Persen, Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak

Berdasarkan penggunaannya, impor bahan baku dan barang penolong masih mendominasi dengan nilai mencapai US$61,82 miliar atau naik 11,67% secara tahunan. Sementara itu, impor barang modal tercatat sebesar US$17,11 miliar atau tumbuh 19,02%, mengindikasikan masih berlangsungnya aktivitas investasi dan ekspansi industri dalam negeri.

Adapun impor barang konsumsi mencapai US$7,58 miliar selama empat bulan pertama tahun ini.

BPS mencatat surplus perdagangan nonmigas Indonesia terutama berasal dari lima komoditas unggulan. Lemak dan minyak hewan atau nabati, yang didominasi produk kelapa sawit, menjadi penyumbang surplus terbesar sebesar US$11,71 miliar.

Selanjutnya, bahan bakar mineral menyumbang surplus US$8,34 miliar, besi dan baja sebesar US$5,71 miliar, nikel dan barang daripadanya sebesar US$4,26 miliar, serta alas kaki sebesar US$2,14 miliar.

Kinerja perdagangan tersebut menunjukkan komoditas berbasis sumber daya alam dan industri hilir masih menjadi penopang utama surplus perdagangan Indonesia. Namun, meningkatnya impor, terutama pada sektor migas dan kebutuhan bahan baku industri, tetap menjadi faktor yang perlu dicermati untuk menjaga keberlanjutan surplus neraca perdagangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Data perdagangan BPS Ekspor nikel dan sawit headline Neraca perdagangan April 2026 Surplus neraca perdagangan Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 4,68 Juta hingga April 2026, Tertinggi sejak Pandemi
Next Article Video: Ratusan Warga Mengungsi Akibat Kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Gol Ante Budimir ke Gawang Panama Jaga Peluang Kroasia ke Babak Gugur

Deba Salamah24 Juni 2026 / 09:20 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.