Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan sumpahnya saat memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-81 di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin 1 Juni 2026. Sumpah Prabowo ini terkait dengan pengelolaan kekayaan alam Indonesia yang selama ini banyak dinikmati pihak luar negeri.
“Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri. Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri,” kata Prabowo, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut.
Lebih lanjut Presiden Prabowo juga menegaskan misi utama pemerintahannya adalah melakukan transformasi ekonomi nasional. Tak hanya itu, Prabowo juga mengaku telah menerima mandat langsung dari rakyat yang harus diwujudkan salah satunya dengan menyelematkan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Sebagai mandataris rakyat yang disumpah di hadapan rakyat, adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi nasional kita. Transformasi dari ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,” kata Prabowo dalam kesempatan itu.
Indonesia menurut Prabowo, saat ini punya kekayaan alam yang dibutuhkan dunia seperti tembaga, timah, batu bara, nikel hingga emas. Selain itu juga menjadi produsen kelapa sawit hingga komoditas pertanian lainnya.
“Namun kita harus akui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

