Jakarta (Tutur.co.id) – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan closing remarks dalam forum Tutur Economic Dialogue (TREND) 2026 sekaligus soft launching Tutur Media Digital di Hotel Le Meridien Jakarta, Selasa 7 April 2026.
Terkait tema yang diangkat yakni Unlocking Growth in the Middle-Income Trap, Suahasil Nazara membeberkan ada lima kunci Indonesia untuk dapat keluar dari daftar negera berpendapatan menengah. Terlebih dengan kondisi dunia yang tak menentu.
“Apa yang harus kita lakukan, kalau dunia sedang seperti ini. Paling tidak ada lima agenda besar pembangunan untuk keluar dari Middle-Income Trap. Pertama, tingkatkan terus produktifitas pekerja kita,” kata Suahasil Nazara.
Yang kedua, lanjut Suahasil Nazara, adalah bangun infrastruktur. Hal itu menjadi wajib untuk memberikan kemudahan akses baik akses layanan dasar, akses kesehatan, akses pendidikan dan akses pangan.
“Ketiga, Institusional reform. Termasuk di dalamnya berbicara reformasi birokrasi. Harus dipikirkan regulasi yang mempunyai dampak. Perlu transformasi kelembagaan dan perlu memastikan institusi dapat bekerja agar iklim investasi terjaga,” kata Suahasil.
Lalu yang keempat masih menurut Suahasil, adalah kebijakan itu sendiri. Tentu dengan kebijakan yang tepat dapat menghasilkan output yang tentu juga bermanfaat. Dan yang terakhir atau kunci kelima untuk keluar dari Middle-Income Trap adalah stabilitas.
“Konsisten saja pada kelima ini dan terjemahkan di setiap pemerintahan lalu juga diterjemahkan dalam APBN,” pungkasnya.

