Teheran (Tutur.co.id) – Jumlah korban tewas di kalangan pelajar pada Sekolah Dasar Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran, meningkat menjadi 85 orang. Demikian laporan Kantor Berita Tasnim, Sabtu (28/2/2026) yang mengutip otoritas setempat.
Dengan mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, Kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke pembelajaran daring di tengah serangan AS dan Israel.
Sebelumnya pada hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serta jatuhnya korban sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan balasan itu menargetkan sejumlah titik di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.
Perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa Israel “salah perhitungan” dengan menyerang Iran. Teheran meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis tersebut terhadap Iran.

