Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Resmi Terpilih, Thomas Djiwandono Tegaskan Independensi BI dalam Uji Kelayakan di DPR

Resmi Terpilih, Thomas Djiwandono Tegaskan Independensi BI dalam Uji Kelayakan di DPR

Makro Gusti Tetiro26 Januari 2026 / 19:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun (kiri) saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di ruang Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Wakil Menteri Keuangan sekaligus calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono, menegaskan bahwa independensi bank sentral harus terus dijaga sebagai fondasi utama tata kelola kebijakan yang kuat dan kredibel. Penegasan itu ia sampaikan dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (26/1/2026).

“Saya ingin menekankan bahwa independensi bank sentral tetap dipertahankan. BI harus tetap independen dalam menjalankan kebijakannya, tetap prudent dan terukur dalam koridor mandatnya,” ujar Thomas di hadapan anggota dewan.

Thomas mengatakan, sinergi antara BI dengan otoritas fiskal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta lembaga keuangan lainnya tidak akan menggerus independensi bank sentral. Menurut dia, kolaborasi justru diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, sinergi kebijakan akan efektif bila likuiditas dapat diciptakan dan disalurkan ke aktivitas ekonomi produktif. Hal itu, kata dia, membutuhkan suku bunga yang kompetitif serta dukungan lembaga keuangan terhadap ekspansi dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dibutuhkan pendorongan agar lembaga keuangan lebih mendukung aktivitas ekonomi, dunia usaha, dan UMKM,” kata Thomas.

Selain pertumbuhan ekonomi, Thomas menekankan pentingnya koordinasi pemerintah dan BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi, termasuk pengendalian inflasi dan daya beli masyarakat. Upaya tersebut juga mencakup stabilisasi harga pangan melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia kembali menegaskan bahwa sinergi BI dengan kementerian dan lembaga lain tetap berada dalam kerangka kewenangan masing-masing. “Sinergitas tersebut tidak mengurangi independensi setiap lembaga. Ini kritikal dan penting untuk terus dilanjutkan. Fondasinya sudah ada dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Thomas memaparkan peran BI sebagai otoritas moneter yang mencakup pengelolaan sistem pembayaran, kebijakan makroprudensial, serta fungsi lender of the last resort. Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), BI juga memiliki mandat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga  Menkeu Apresiasi DPR atas Inisiatif Revisi UU P2SK: Perkuat Stabilitas Sistem Keuangan

Sementara itu, otoritas fiskal—dalam hal ini Kementerian Keuangan—berperan sebagai pengelola keuangan negara, penyusun kebijakan umum sektor keuangan, serta pemberi dukungan permodalan dan pinjaman, termasuk melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dalam uji kelayakan tersebut, Thomas juga memaparkan program kerja bertajuk GERAK jika terpilih sebagai Deputi Gubernur BI. Program ini mencakup penguatan tata kelola kebijakan, peningkatan efektivitas kebijakan, penguatan resiliensi sistem keuangan, akselerasi sinergi fiskal-moneter dan sektor keuangan, serta keberlanjutan transformasi keuangan.

Resmi Terpilih

Seusai uji kepatutan dan kelayakan, Komisi XI DPR menyepakati Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, mengatakan keputusan tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan pada Selasa (27/1/2026).

“Hari ini kita sepakati dan diputuskan bersama dalam rapat internal Komisi XI. Selanjutnya akan dibawa ke Paripurna DPR RI untuk disahkan besok,” ujar Misbakhun di Jakarta.

Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil secara musyawarah mufakat tanpa catatan keberatan. Menurut Misbakhun, sebagian besar masukan dari anggota dewan justru bersifat positif, terutama terkait komitmen Thomas dalam memperkuat profesionalisme dan independensi Bank Indonesia.

BI DPR Kemenkeu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBasarnas Perkirakan Masih Ada 61 Korban Tertimbun Longsor Cisarua
Next Article Carrick Ingin Lanjutkan Momentum Kebangkitan The Red Devils

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Live Semifinal AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam, Ujian Berat Garuda Menuju Final

Sasha Widiawati10 April 2026 / 13:52 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.