Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Purbaya Dukung Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI

Purbaya Dukung Thomas Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI

Nasional Gusti Tetiro19 Januari 2026 / 19:29 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto:Tutur/BPMI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) mendapat dukungan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menilai langkah tersebut justru akan memperkaya pengalaman Thomas, terutama dalam menjembatani kebijakan fiskal dan moneter.

“Ya baguslah, biar Pak Thomas punya pengalaman lebih luas lagi. Sekarang sudah di fiskal, kalau masuk ke moneter, kan bagus. Saya mendukung,” kata Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Thomas diperkirakan akan menggantikan posisi Deputi Gubernur BI Juda Agung yang disebut-sebut akan mengundurkan diri. Dalam skema yang beredar, Juda Agung justru diproyeksikan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan yang saat ini dijabat Thomas. Purbaya pun tak menampik adanya kemungkinan pertukaran posisi tersebut.

“Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu. Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda, mungkin besok kali, saya mau lihat niatnya dia apa sih. Kayaknya begitu, kelihatannya switch,” ujar Purbaya.

Wacana ini bukan tanpa jejak. Pada November 2025 lalu, Thomas Djiwandono telah mengikuti Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Saat itu, ia hadir sebagai perwakilan pemerintah untuk menyampaikan pandangan fiskal. Kehadiran tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang memungkinkan menteri atau wakil pemerintah mengikuti RDG dengan hak bicara tanpa hak suara.

“Disuruh ngintip-ngintip, di BI ada apa sih? Jadi dia pindah ke sana juga cukup, saya pikir,” tutur Purbaya, setengah berkelakar.

Meski isu pergeseran posisi ini menguat, Purbaya menegaskan independensi Bank Indonesia tidak akan terganggu. Menurut dia, pertukaran pejabat antara otoritas fiskal dan moneter tidak serta-merta mencederai prinsip independensi, selama tidak ada intervensi langsung dalam pengambilan kebijakan.

Baca Juga  OPINI: Thomas Djiwandono, Dengarkan Selalu Suara Hatimu!

“Pertukaran yang saya pikir seimbang. Kalau independensi nggak ada hubungannya, kecuali nanti pada waktu ambil keputusan ada intervensi langsung dari pemerintah,” ujarnya.

Purbaya menambahkan, selama ini BI konsisten menjalankan kebijakan moneter secara independen. Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah tetap terjalin erat melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Mereka jalankan moneter, kami koordinasi di KSSK untuk memastikan kebijakannya. Walaupun sama-sama independen, tetapi memastikan kedua kebijakan bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat,” tegasnya.

Dengan dinamika tersebut, publik kini menunggu keputusan resmi terkait pengisian kursi Deputi Gubernur BI, sekaligus melihat bagaimana sinergi fiskal dan moneter akan terus dijaga di tengah tantangan ekonomi ke depan.

BI Kemenkeu purbaya yudhi sadewa thomas djiwandono
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMasih Jadi Favorit, Ngereta Ke Yogyakarta
Next Article OTT KPK Menjerat Wali Kota Madiun, Kekayaan Maidi Rp 16,9 Miliar Jadi Sorotan

Berita Lainnya

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rangking Timnas Indonesia Naik, Ini Pesan Ketum PSSI

Toto Pribadi12 Juni 2026 / 19:08 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.