Malang (Tutur.co.id) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum membuka pembicaraan soal sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2029.
“Masalah wakil presiden itu nanti,” kata Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).
Ditanya peluang mengajukan nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau petahana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Hasanuddin Wahid tidak mau menjawab.
“Yang penting kami Pak Prabowo,” tegas pria yang akrab disapa Cak Udin ini.
Cak Udin mengatakan sepanjang memimpin Indonesia, Prabowo mampu mengorkestrasi roda pemerintahan dengan baik. Sehingga seluruh program yang digagas bisa berjalan maksimal.
Lebih lanjut, Cak Udin menilai hasil survei tingkat kepuasan kinerja presiden sebesar 79,9 persen sudah cukup menjadi bukti rekam jejak prestasi Prabowo.
“Menurut kalian pantas tidak (Prabowo didukung maju di Pilpres 2029)? Prabowo, Prabowo. Rating-nya tinggi, faktanya dari hasil survei,” tukasnya.
Cak Udin juga mengingatkan seluruh menteri di jajaran Kabinet Merah Putih agar semakin totalitas menjalankan instruksi dan membantu mensukseskan program Kepala Negara. Termasuk mengikuti ritme kerja, langkah, dan sikap tegas presiden.
Sebagaimana diketahui, Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan ada cita-cita yang sama dari beberapa partai politik yang mendukung Prabowo kembali mencalonkan diri untuk periode kedua pada Pilpres 2029.
Ketua umum beberapa partai politik, misalnya dari PAN dan PKB, telah secara terbuka mengumumkan dukungan mereka untuk Prabowo mencalonkan diri. Dua partai itu kini masuk dalam barisan koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

