Teheran (Tutur.co.id) – Pemerintah Iran lewat media televisi negara dan kantor berita resminya IRNA telah mengumumkan bahwa Ayatollah Sayyed Ali Hosseini Khamenei meninggal dunia. Sosok yang selalu menjadi simbol perlawanan di Timur Tengah ini meninggal di usia 86 tahun.
Berita meninggalnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran disiarkan dalam siaran emosional di televisi resmi Iran dan disertai pernyataan dari Dewan Keamanan Nasional Iran serta pejabat lainnya.
Keterangan resmi menyebutkan bahwa negara Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan kepada Khamenei, dan pemerintah juga menyatakan 7 hari libur nasional untuk umum.
Kronologi Peristiwa Menurut Pernyataan Resmi Iran
Media pemerintah Iran, termasuk IRNA, Tasnim dan Fars, menyatakan bahwa Khamenei telah dinyatakan wafat setelah serangan udara yang terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026. Mereka menyampaikan bahwa sang pemimpin “telah syahid” dan bangsa Iran sedang berduka atas kepergiannya.
Sebelumnya, komplek kediaman Ayatollah Ali Khamenei menjadi salah satu target serangan Israel dan Amerika Serikat. Operasi gabungan ini menghujani rudal komplek pemimpin tertinggi Iran itu.
Sebelum kabar resmi dari Iran, pihak Israel dan Amerika Serikat juga telah meyakini sukses menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.

