Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Pemerintah Bidik Hemat Rp80 T, Program Makan Bergizi Gratis Disasar

Pemerintah Bidik Hemat Rp80 T, Program Makan Bergizi Gratis Disasar

Makro Adi P26 Maret 2026 / 14:45 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Siswa sedang menyantap menu MBG (Makan Bergizi Gratis). (Foto:Tutur/Setpres)
Siswa sedang menyantap menu MBG (Makan Bergizi Gratis). (Foto:Tutur/Setpres)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Jakarta  (tutur.co.id) — Pemerintah mulai mengencangkan ikat pinggang. Di tengah tekanan geopolitik global dan lonjakan harga energi, efisiensi anggaran menjadi kata kunci. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membuka opsi penghematan hingga Rp40 triliun dari program Makan Bergizi Gratis—sebuah program andalan yang kini justru masuk meja evaluasi.
“Pemerintah dapat berhemat hingga Rp40 triliun melalui efisiensi program Makan Bergizi Gratis,” kata Purbaya, Rabu (25/3). Ia mencontohkan skema pengurangan frekuensi distribusi makanan sebagai salah satu opsi, meski menegaskan keputusan final belum diambil dan masih akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Langkah ini bukan berdiri sendiri. Pemerintah secara paralel menyiapkan paket efisiensi lebih besar hingga sekitar Rp80 triliun untuk menjaga defisit APBN 2026 tetap di kisaran 2,68% terhadap PDB—di bawah batas legal 3%. Instrumen yang disiapkan beragam, dari pemangkasan belanja hingga optimalisasi penerimaan negara.
Di sisi penerimaan, pemerintah mulai melirik komoditas energi sebagai bantalan fiskal. Purbaya mengungkapkan bahwa tarif bea ekspor batu bara dan nikel “masih didiskusikan”, sejalan dengan rencana peningkatan produksi batu bara di tengah reli harga global. Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tengah mereview kebijakan bea ekspor untuk mendongkrak pendapatan negara.
Tekanan eksternal menjadi pendorong utama. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut penghematan Rp80 triliun diperlukan “untuk membantu mengatasi dampak perang AS–Israel terhadap Iran.” Konflik tersebut tidak hanya mengguncang pasar energi global, tetapi juga memaksa pemerintah mengkalibrasi ulang strategi fiskal domestik.
Di saat yang sama, pemerintah juga menyiapkan langkah non-fiskal untuk meredam tekanan energi, termasuk wacana kebijakan work from home satu hari dalam sepekan guna menekan konsumsi BBM hingga 20%, serta percepatan transisi dari pembangkit diesel ke energi surya melalui Danantara.
Dengan ruang fiskal yang kian sempit, arah kebijakan yang harus diambil kini menjadi kian jelas: menjaga disiplin anggaran sambil harus merespons guncangan global.
Baca Juga  BI Proyeksikan Ekonomi 2026 Tumbuh Hingga 5,7%, Perry Warjiyo Ajak Dunia Usaha Tinggalkan Sikap Wait and See
AIrlangga apbn Defisit APBN headline MBG Menkeu Perang Iran Presiden Prabowo Purbaya tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: BGN Usulkan Efisiensi MBG, Purbaya: Potensi Penghematan Hingga Rp40 Triliun
Next Article Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Berikut Catatan Penting Polri

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ditanya Masa Depan di Mercedes, Russell Pilih Fokus Kejar Gelar

Deba Salamah19 April 2026 / 04:00 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.