Jakarta (Tutur.co.id) – Kembalinya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian pelatih John Herdman. Dalam beberapa hari pertama mengikuti pemusatan latihan, gelandang berusia 21 tahun itu dinilai menunjukkan kualitas yang membuat peluangnya kembali menjadi pemain inti semakin terbuka menjelang FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik.
Marselino kembali bergabung dengan skuad Garuda setelah terakhir kali tampil pada September tahun lalu. Masa pemulihan cedera serta keterbatasan menit bermain di level klub sempat membuat namanya menjauh dari tim nasional. Namun, kondisi tersebut tampaknya tidak mengurangi kepercayaan diri maupun kualitas yang ia tunjukkan selama latihan.
John Herdman mengaku terkesan setelah melihat langsung performa Marselino dalam sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Pujian tersebut bukan sekadar komentar spontan. Herdman bahkan menyebut ia melihat versi terbaik Marselino selama mengikuti program latihan bersama tim.
“Marselino, bagus banget. Saya bilang kepadanya setelah latihan bahwa malam ini saya benar-benar melihat level terbaiknya,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.
Penilaian itu menjadi sinyal positif bagi Marselino yang sedang berupaya merebut kembali tempat utama di Timnas Indonesia. Meski dalam beberapa musim terakhir menit bermainnya di klub tidak banyak, kontribusinya bersama Garuda tetap menjadi salah satu alasan mengapa ia terus mendapat perhatian.
Marselino menjalani debut di tim senior sejak usia 17 tahun dan hingga kini telah mencatat 37 penampilan dengan torehan lima gol. Salah satu momen paling berkesan terjadi ketika ia mencetak dua gol saat Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Karier klub Marselino memang belum berjalan sepenuhnya mulus sejak memilih melanjutkan perjalanan ke Eropa. Setelah tampil bersama Persebaya Surabaya, ia bergabung dengan KMSK Deinze di Belgia sebelum melanjutkan karier ke Oxford United dan kemudian menjalani masa peminjaman di AS Trencin, Slovakia. Keterbatasan kesempatan bermain membuat perkembangannya sempat tertahan, tetapi performanya di tim nasional tetap dinilai menjanjikan.
Sebelumnya, Marselino juga menyampaikan kesan positif terhadap pendekatan pelatih baru Timnas Indonesia. Ia mengaku mendapat sambutan yang baik dan merasa nyaman selama mengikuti program latihan. Menurut Marselino, metode latihan yang diterapkan Herdman memberi keyakinan bahwa Timnas Indonesia memiliki arah yang jelas untuk berkembang.
Dua pertandingan melawan Oman dan Mozambik akan menjadi kesempatan penting bagi Herdman untuk mulai membentuk kerangka utama timnya. Jika mampu mempertahankan performa seperti yang ditunjukkan selama latihan, Marselino berpeluang kembali menjadi salah satu wajah utama permainan Timnas Indonesia dalam periode baru skuad Garuda.

