Milan (Tutur.co.id) – Francesco “Pecco” Bagnaia resmi bergabung dengan Aprilia Racing untuk menghadapi MotoGP musim 2027. Juara dunia dua kali itu memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati Lenovo setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan terkait perpanjangan kontrak.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyambut antusias kedatangan Bagnaia. Ia menyebut kehadiran pembalap Italia tersebut sebagai langkah besar bagi tim dalam memburu prestasi di MotoGP.
“Kami akan memberikan dia (Pecco) dan keluarganya sambutan hangat, tapi pertama kami akan mencoba mengalahkannya! Memiliki beberapa juara dunia adalah tanggung jawab yang tidak sabar untuk kami terima,” ujar Rivola, dikutip dari laman resmi MotoGP.
Bagnaia dikabarkan menandatangani kontrak bersama Aprilia Racing hingga akhir musim 2027. Kehadirannya sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai susunan pembalap tim pabrikan asal Noale tersebut untuk musim depan.
Di Aprilia Racing, Bagnaia akan berduet dengan Marco Bezzecchi sebagai pembalap utama. Kehadiran mantan rider Ducati itu juga menandai berakhirnya kebersamaan Jorge Martin dengan Aprilia.
Duet Bagnaia dan Bezzecchi diyakini akan menjadi salah satu kombinasi paling kompetitif di MotoGP, mengingat keduanya sama-sama memiliki pengalaman bersaing di papan atas dan sama-sama berasal dari Italia.
Bagnaia memulai kariernya di Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2013 sebelum meraih gelar juara dunia Moto2 pada 2018. Setahun kemudian, ia naik ke kelas utama MotoGP dan berkembang menjadi salah satu pembalap terbaik di era modern.
Puncak kariernya datang ketika berhasil menjuarai MotoGP secara beruntun pada musim 2022 dan 2023 bersama Ducati.
Sepanjang kariernya di kelas premier, pembalap bernomor 63 itu telah mengoleksi 41 kemenangan, 86 podium, dan 35 pole position. Catatan tersebut menempatkan Bagnaia sebagai salah satu pembalap Italia tersukses sepanjang sejarah MotoGP, hanya berada di belakang legenda Giacomo Agostini dan Valentino Rossi.

