Vatikan (Tutur.co.id) – Pemimpin tertinggi Vatikan Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian dalam Misa Minggu Palma di Vatikan pada hari Minggu 29 Maret 2026. Ia juga menolak segala bentuk kekerasan dengan alasan apapun.
“Yesus adalah Raja Damai, yang menolak perang dan tidak seorang pun dapat menggunakan (Yesus) untuk membenarkan perang,” kata Paus Leo XIV di Lapangan Santo Petrus.
Paus Leo XIV juga menegaskan bahwa doa orang-orang yang mengobarkan perang tak akan didengar Yesus. “Letakkan senjata kalian! Ingatlah bahwa kalian adalah saudara dan saudari,” kata Paus Leo XIV.
Tak lupa pria 70 tahun kelahiran Chicago Amerika Serikat ini memimpin doa keselamatan bagi para korban perang, termasuk para korban perang di Iran yang dipicu Israel dan negara tempat kelahirannya tersebut.
“Santa Maria, wanita hari ketiga, berilah kami kepastian bahwa, terlepas dari segalanya, kematian tidak akan lagi berkuasa atas kami; bahwa ketidakadilan yang menimpa berbagai bangsa telah dihitung; bahwa kilatan perang memudar ke dalam senja; bahwa penderitaan orang miskin sedang menghembuskan napas terakhirnya,” pungkasnya dalam doa.

