Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Tanggapi Kritik Usai Kekalahan Manchester City dari Real Madrid, Pep Guardiola: Hasil Akhir yang Menentukan

Tanggapi Kritik Usai Kekalahan Manchester City dari Real Madrid, Pep Guardiola: Hasil Akhir yang Menentukan

Sepakbola Sasha Widiawati14 Maret 2026 / 02:55 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pep Guardiola
Pep Guardiola, pelatih Manchester City (foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Manchester (tutur.co.id) – Pelatih Pep Guardiola menanggapi kritik yang muncul setelah kekalahan telak Manchester City dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League. Menurutnya, penilaian terhadap keputusan pelatih dalam menentukan susunan pemain sering kali hanya ditentukan oleh hasil akhir pertandingan.

Manchester City sebelumnya mencatatkan performa impresif dengan rekor 11 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi. Namun, tren positif tersebut terhenti setelah mereka kalah 3-0 dari Real Madrid di Stadion Santiago Bernabéu Stadium pada laga yang berlangsung Rabu lalu.

Kekalahan tersebut memicu kritik dari sebagian suporter terhadap keputusan taktik Guardiola, termasuk pemilihan pemain dalam susunan awal tim.

Keputusan Taktik Jadi Sorotan

Dalam pertandingan tersebut, Pep Guardiola membuat sejumlah perubahan yang cukup mengejutkan. Ia memasang Bernardo Silva dan Rodri sebagai duet gelandang, serta menempatkan Nico O’Reilly sebagai bek kiri meski posisi alaminya di lini tengah.

Keputusan lain yang memicu perdebatan adalah mencadangkan pemain yang sebelumnya tampil baik di posisi bek sayap, seperti Matheus Nunes dan Rayan Aït-Nouri. Posisi tersebut justru diisi oleh Abdukodir Khusanov, yang dipilih untuk meredam ancaman dari winger Real Madrid Vinícius Júnior.

Sementara itu, winger Savinho mendapat kesempatan sebagai starter meski baru pulih dari cedera dan jarang tampil dalam beberapa pekan terakhir. Ia bermain bersama Jérémy Doku dan Antoine Semenyo di lini serang.

Beberapa pemain penting seperti Phil Foden, Rayan Cherki, dan Omar Marmoush justru memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Guardiola: Hasil Menentukan Penilaian

Menjelang pertandingan Premier League melawan West Ham United, Guardiola menegaskan bahwa kritik terhadap susunan pemain adalah hal yang biasa dalam sepak bola.

Baca Juga  5 Fakta Menarik Inggris Kalahkan Panama: Menuju Memori 1966

Ia menyebut bahwa keputusan pelatih sering dianggap benar ketika tim menang, tetapi langsung dipertanyakan ketika hasilnya negatif.

Guardiola juga mengakui bahwa dirinya selalu mengevaluasi setiap keputusan taktik yang diambil, termasuk saat menghadapi Real Madrid. Menurutnya, dalam 20 menit awal pertandingan di Madrid, timnya sebenarnya tampil sangat baik dan mampu memberikan ancaman kepada lawan.

Namun momentum berubah setelah kebobolan gol pertama, yang kemudian memengaruhi emosi permainan tim.

Fokus Bangkit di Leg Kedua

Kekalahan di Madrid membuat Manchester City harus mengejar defisit besar pada leg kedua yang akan digelar di Etihad Stadium. Guardiola menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah memenangkan pertandingan dan mencetak gol lebih dulu untuk membuka peluang comeback.

Ia menilai bahwa dalam laga besar seperti Liga Champions, strategi sering kali berubah sesuai dinamika pertandingan di lapangan.

Haaland Dipastikan Siap Bermain

Di tengah tekanan setelah kekalahan tersebut, Guardiola membawa kabar baik terkait kondisi striker utama Erling Haaland. Penyerang asal Norwegia itu dipastikan telah pulih dan siap kembali bermain setelah sempat absen dalam dua dari empat pertandingan terakhir Manchester City.

Sementara itu, beberapa pemain masih dalam proses pemulihan cedera, termasuk Joško Gvardiol, Mateo Kovačić, dan Rico Lewis. Dari ketiganya, Gvardiol diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke lapangan.

Persaingan Ketat di Liga Inggris

Saat ini Manchester City menempati posisi kedua klasemen Premier League dan tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Arsenal, meski Arsenal telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

Meski mengalami kekalahan di Liga Champions, Guardiola tetap mendapat pengakuan atas performa timnya setelah dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Premier League bulan Februari. Di saat yang sama, pemain City Antoine Semenyo juga meraih penghargaan Pemain Terbaik Bulan Ini.

Baca Juga  Timnas Spanyol Buat Sejarah Baru: Tanpa Pemain Real Madrid di Piala Dunia

Dengan jadwal padat dan persaingan ketat di berbagai kompetisi, Manchester City kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit sekaligus menjaga peluang meraih trofi musim ini. (sas)

Manchester City Pep Guardiola Real Madrid
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTHR PPPK Surabaya 2026 Diumumkan, Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Penuh Waktu 100 Persen dan Paruh Waktu Rp2 Juta
Next Article Jelang Arsenal vs Everton, Mikel Arteta Update Kondisi Skuad dan Peluang Kembalinya Odegaard

Berita Lainnya

Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?

18 Juli 2026 / 19:00 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Menkes Budi Imbau Masyarakat Agar Tidak Obesitas, Ini Alasannya

Kristo Suryokusumo19 Januari 2026 / 18:53 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.