Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Nyeri Haid Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Masalah Serius

Nyeri Haid Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Masalah Serius

Health Muthia Hanifah15 Mei 2026 / 12:19 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi seorang wanita mengalami nyeri haid yang sering dianggap normal setiap bulan. (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Nyeri haid atau kram menstruasi masih sering dianggap keluhan normal yang harus ditahan perempuan setiap bulan. Padahal, nyeri menstruasi berat yang terus berulang bisa menjadi tanda-tanda gangguan kesehatan reproduksi seperti endometriosis.

Dalam dunia medis, nyeri haid berat dikenal sebagai dysmenorrhea dan dapat memengaruhi kesehatan reproduksi perempuan jika terus diabaikan. Mendengarkan sinyal tubuh dan mencari bantuan medis sejak awal penting dilakukan untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan perempuan di masa depan.

Banyak perempuan memilih minum obat pereda nyeri agar tetap bisa beraktivitas. Namun penggunaan painkiller terlalu sering juga dapat berdampak buruk bagi tubuh, terutama ginjal dan lambung jika dikonsumsi terus-menerus tanpa pengawasan medis. Karena itu, banyak ahli mulai menyarankan pendekatan alami untuk membantu mengurangi rasa sakit tanpa ketergantungan berlebihan pada obat pereda nyeri.

Cara Alami Meredakan Nyeri Haid

Menurut laporan Hindustan Times, dokter spesialis manajemen nyeri Dr. G P Dureja menjelaskan bahwa nyeri haid terjadi akibat kontraksi rahim yang dipicu zat bernama prostaglandin. Semakin tinggi kadarnya, semakin kuat rasa kram yang muncul.

Untuk membantu meredakan nyeri, perempuan dapat mencoba beberapa cara alami seperti kompres hangat, olahraga ringan, pijatan lembut di area perut, mengonsumsi makanan sehat, dan mengurangi stres. Kebiasaan sederhana ini dipercaya membantu tubuh lebih rileks tanpa harus langsung bergantung pada obat.

Penelitian terbaru yang dilaporkan New Scientist juga menyoroti potensi antioksidan alami tertentu untuk membantu meredakan nyeri menstruasi, meski penelitian lanjutan masih diperlukan.

Nyeri Haid Bisa Jadi Gejala Endometriosis

Nyeri haid berat juga dapat menjadi tanda endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan mirip dinding rahim tumbuh di luar rahim. Endometriosis dapat menyebabkan nyeri menstruasi berat, perdarahan berlebihan, nyeri panggul kronis, hingga gangguan kesuburan jika tidak ditangani sejak dini.

Baca Juga  Tanda-Tanda Demensia pada Lansia yang Sering Diabaikan Keluarga

Laporan BBC menyoroti banyak perempuan yang terlambat mendapatkan diagnosis endometriosis karena keluhannya sering dianggap normal. Amy Peckham-Driver baru didiagnosis setelah bertahun-tahun mengalami nyeri luar biasa sejak remaja.

Sejumlah negara juga mulai memberi perhatian lebih terhadap dampak nyeri menstruasi terhadap produktivitas dan kualitas hidup perempuan. Laporan AP News menyebut Pemerintah Nairobi, Kenya, mulai menerapkan cuti menstruasi dua hari setiap bulan bagi pekerja perempuan sejak 2025.

Risiko Jangka Panjang Nyeri Haid Berat

Penelitian Universitas Oxford yang dimuat The Guardian menemukan remaja dengan nyeri haid berat memiliki risiko lebih tinggi mengalami nyeri kronis saat dewasa. Kondisi ini bahkan dapat memengaruhi kesehatan mental, pendidikan, dan kualitas hidup perempuan dalam jangka panjang.

Karena itu, para ahli menegaskan nyeri haid tidak boleh dianggap sepele. Mendengarkan sinyal tubuh dan mencari bantuan medis sejak awal dapat membantu perempuan menjaga kesehatan reproduksi dan kualitas hidupnya di masa depan.

endometriosis haid headline tips kesehatan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBenarkah Yogurt Selalu Sehat? Ini Penjelasannya
Next Article Prediksi Lonjakan Volume Kendaraan, Jasa Marga Solo-Ngawi Siaga Penuh

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Polda Metro Dalami Dugaan Human Error dalam Tragedi KRL-Argo Bromo

Deba Salamah30 April 2026 / 08:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.