Madrid (Tutur.co.id) – Kabar kembalinya Jose Mourinho ke kursi pelatih Real Madrid mulai diikuti dengan munculnya gambaran proyek yang disebut tengah disiapkan untuk musim depan. Alih-alih langsung menyusun daftar pemain bintang, pelatih asal Portugal itu dikabarkan memulai pekerjaannya dengan mengevaluasi secara menyeluruh persoalan yang dialami klub sepanjang musim ini.
Menurut laporan media Spanyol, Mourinho terlebih dahulu mempelajari performa tim, dinamika ruang ganti, hingga perjalanan Real Madrid pada fase akhir musim sebelum menentukan kebutuhan skuad. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menyusun arah pembangunan tim pada periode keduanya di Santiago Bernabeu.
Pendekatan itu menghasilkan satu kesimpulan penting: Real Madrid disebut tidak membutuhkan tambahan pemain berlabel superstar.
Meski saat ini skuad telah dihuni nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham, Mourinho dikabarkan lebih mengutamakan karakter pemain yang memiliki daya juang tinggi, siap bekerja untuk tim, dan tidak menempatkan ego di atas kepentingan kolektif.
Fokus pembangunan skuad juga diarahkan pada sejumlah sektor yang dianggap membutuhkan pembenahan. Mourinho disebut mengidentifikasi lima area prioritas: satu hingga dua bek tengah, bek kanan, bek kiri, serta dua gelandang dengan karakter berbeda.
Di jantung pertahanan, Madrid disebut mencari bek berpengalaman yang dapat menjadi tandem bagi Antonio Rudiger. Nama Ibrahima Konate mulai dikaitkan sebagai salah satu kandidat yang masuk dalam radar perekrutan.
Sementara di sektor sayap pertahanan, kebutuhan utama berada di posisi kanan untuk menambah persaingan dengan Trent Alexander-Arnold. Di sisi kiri, kebutuhan pemain baru disebut akan semakin mendesak apabila Fran Garciameninggalkan klub.
Perhatian Mourinho tidak berhenti di lini belakang. Ia juga dikabarkan menginginkan tambahan gelandang bertahan yang mampu melengkapi peran Aurelien Tchouameni, serta satu gelandang kreatif untuk memperkuat fase pembangunan serangan dan menjaga keseimbangan permainan.
Jika laporan tersebut terealisasi, proyek kedua Mourinho di Real Madrid tampaknya tidak akan dibangun lewat pendekatan “Galacticos”, melainkan lewat fondasi yang lebih pragmatis: kedalaman skuad, disiplin kolektif, dan profil pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

