Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Ingatkan Dunia soal Palestina, Sugiono: Diplomasi Tak Boleh Kehilangan Nurani

Ingatkan Dunia soal Palestina, Sugiono: Diplomasi Tak Boleh Kehilangan Nurani

Politik Alpin Pulungan14 Januari 2026 / 16:37 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menlu Sugiono menegaskan isu Palestina sebagai ujian nurani diplomasi dunia. Indonesia konsisten mendorong solusi dua negara dan bantuan kemanusiaan. Foto: Dok. Kemlu.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Konflik yang tak kunjung padam di Palestina kembali diingatkan sebagai ujian bagi wajah diplomasi dunia. Bagi Indonesia, ini bukan sekadar urusan politik luar negeri, melainkan soal nurani yang tak boleh tumpul oleh kepentingan apa pun.

Pesan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu 14 Januari. Di hadapan publik, Sugiono menegaskan diplomasi yang dijalankan Indonesia tidak boleh kehilangan keberpihakan pada kemanusiaan, terutama ketika pelanggaran terjadi secara terang-terangan.

“Perdamaian melalui solusi dua negara tetap merupakan tujuan akhir. Karena bagi Indonesia, kemerdekaan dan kedaulatan Palestina adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus kita perjuangkan,” kata Sugiono.

Isu Palestina, menurut dia, tidak pernah menjadi catatan pinggir dalam politik luar negeri Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, dukungan terhadap Palestina telah menjadi sikap yang konsisten, berakar dari Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan. Dalam konteks itu, posisi Indonesia tidak pernah abu-abu.

Sugiono menyebut perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap Palestina sangat besar. Arahan Presiden, kata dia, jelas dan tegas. Indonesia tidak boleh memilih diam ketika kemanusiaan diinjak-injak dan hukum internasional dilanggar tanpa rasa bersalah.

Atas arahan tersebut, Indonesia memilih jalan keterlibatan aktif di berbagai forum internasional. Bukan sekadar hadir, melainkan ikut menggerakkan agenda. Indonesia terlibat sebagai Co-Chair dalam Working Group yang melahirkan New York Declaration, sebuah dokumen yang menjadi pijakan diplomatik dalam mendorong penyelesaian konflik Palestina.

Di saat yang sama, Indonesia juga ikut mendorong implementasi hasil Sharm El Sheikh Peace Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza 2025. Upaya ini dipandang sebagai bagian dari ikhtiar kolektif untuk menghentikan kekerasan yang terus berulang dan menelan korban sipil.

Baca Juga  Dari Swiss, Presiden Bertolak ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Tak berhenti di situ, Indonesia turut ambil bagian dalam pembahasan International Stabilization Force atau ISF. Keterlibatan ini dimaksudkan sebagai langkah transisional untuk memastikan gencatan senjata permanen dapat terwujud. ISF juga diharapkan membuka jalan bagi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza yang selama ini terhambat. Namun Sugiono menekankan bahwa ISF bukan tujuan akhir, melainkan instrumen sementara dalam proses menuju perdamaian.

“Diplomasi Indonesia akan selalu hadir dengan prinsip dan keberanian dalam setiap langkah menuju Palestina yang damai dan merdeka,” kata Sugiono.

Bagi Indonesia, perjuangan Palestina bukan sekadar urusan geopolitik, melainkan soal konsistensi moral. Di berbagai forum internasional, Indonesia terus mendorong solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Sikap ini dibarengi dengan dorongan kuat terhadap perlindungan warga sipil, penegakan hukum humaniter internasional, serta akses bantuan kemanusiaan yang aman dan berkelanjutan.

Keterlibatan aktif Indonesia mencerminkan diplomasi yang tidak berhenti pada kalkulasi strategis semata. Di balik pernyataan dan forum resmi, ada nilai kemanusiaan, keadilan, dan solidaritas internasional yang terus dijaga. Dalam konflik Palestina, Indonesia ingin memastikan satu hal, diplomasi tetap punya nurani.

diplomasi Indonesia kementerian luar negeri Palestina politik luar negeri sugiono
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenlu Sugiono: Dunia Islam Mitra Kunci Diplomasi Indonesia
Next Article Kementan Kebut Pemulihan Pertanian Sumatera dengan Rp1,49 T dan Tambahan Rp5,1 T

Berita Lainnya

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sepakat Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina

07 Juli 2026 / 22:41 WIB

Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani Siap Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei

07 Juli 2026 / 08:52 WIB

Dino Patti Djalal Kritik Absennya RI Saat Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

06 Juli 2026 / 10:01 WIB

Tutur PoV: Jangan Rampas Hak Rakyat Karena Politik Kita Rusak

05 Juli 2026 / 09:27 WIB

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Sinergi Kemlu dan PIS Jaga Keamanan Pelayaran

25 Juni 2026 / 16:10 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rencana Santai untuk Hari Minggu di Awal Februari

Galuh Parantri01 Februari 2026 / 10:30 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.