Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Kejagung Buka Suara Terkait ‘Ribut’ dengan Polri
  • Prabowo Beberkan Jalan Panjang Peluncuran Biodiesel B50, Estafet Tiga Presiden
  • SETARA Institute Desak Presiden Usut Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum
  • Misteri Kaca Pecah di Kantor BGN, Polisi Bantah karena Tembakan
  • KPK Tahan Ma’ruf Cahyono Kasus Gratifikasi Setjen MPR
  • Langkah Bersejarah: Trump Resmi Coret Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
  • PHE OSES Mulai CEOR Offshore Pertama di Indonesia
  • Misteri Penjagaan Rumah Jampidsus Terjawab, Kapuspen TNI: Ini Permintaan Resmi Kejagung!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Luhut Binsar Pandjaitan Minta Maaf ke Investor Global soal Gejolak Pasar Indonesia

Luhut Binsar Pandjaitan Minta Maaf ke Investor Global soal Gejolak Pasar Indonesia

Market Gusti Tetiro22 Mei 2026 / 06:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan permintaan maaf kepada investor dan manajer investasi global terkait gejolak pasar keuangan Indonesia yang dipicu tekanan geopolitik global dan lonjakan harga minyak dunia.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Luhut saat bertemu sejumlah investor global dan perusahaan manajemen aset di Singapura.

“Mengingat kita memiliki beberapa masalah di sini dan di sana, dan saya minta maaf juga, mungkin beberapa dari Anda memiliki dampak negatif karena situasi ini,” ujar Luhut dalam video pertemuan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Luhut menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif kuat di tengah tekanan global.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di level 5,61 persen dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali di kisaran 2,4 persen.

“Tapi saya juga bisa memberitahu Anda, inflasi kita masih bisa dikelola dengan baik, kira-kira di 2,4 persen. Kita berusaha untuk tidak menurun,” katanya.

Meski demikian, Luhut mengaku telah mengingatkan Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi kenaikan inflasi setelah Juli 2026 akibat dampak lanjutan kenaikan harga minyak dunia.

Karena itu, ia mengusulkan pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi guna menjaga daya beli masyarakat dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tapi saya juga ingatkan kepada presiden, kita harus melihat dengan jelas setelah Juli. Jadi, kita juga harus mempersiapkan stimulus untuk menjaga ekonomi kita, karena kita mengerti dampak harga minyak pada ekonomi kita,” ujar Luhut.

Dalam diskusi dengan investor global tersebut, Luhut juga mendengarkan berbagai kekhawatiran terkait volatilitas pasar Indonesia.

Menurut dia, para investor menyoroti fluktuasi nilai tukar rupiah, tingginya arus modal keluar, serta tekanan akibat suku bunga tinggi dan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga  Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

“Dari diskusi kami hari ini, memang ada kekhawatiran mengenai volatilitas pasar, mulai dari fluktuasi nilai tukar, hingga arus modal akibat tingginya suku bunga dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” jelasnya.

Luhut mengatakan DEN telah menyusun simulasi ekonomi apabila harga minyak mentah dunia menyentuh level US$100 per barel.

Kajian tersebut, kata dia, telah disampaikan kepada Presiden Prabowo lengkap dengan rekomendasi stimulus ekonomi yang diperlukan untuk menjaga stabilitas domestik.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan efisiensi melalui transformasi digital berbasis teknologi GovTech.

Luhut menjelaskan pemerintah sedang mempersiapkan transisi subsidi energi dari berbasis barang menuju bantuan tunai langsung yang lebih tepat sasaran.

Di sektor pasar modal, DEN juga mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengoptimalkan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam sistem pengawasan pasar agar lebih transparan dan bersih.

Pemerintah juga terus mematangkan pengembangan Indonesia Financial Center (IFC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pusat kolaborasi strategis sektor keuangan yang diharapkan memiliki daya saing setara pusat keuangan global.

“Saya memandang kepercayaan dan kepastian sama pentingnya dengan pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Kendati penerapan di lapangan tidak selalu mudah, arah kebijakan bangsa sudah sangat jelas: ekonomi yang lebih kompetitif, transparan, dan efisien,” pungkas Luhut.

gejolak pasar Harga minyak dunia headline investor global luhut binsar pandjaitan pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenlu Pastikan Semua WNI Peserta Flotilla Gaza Telah Dibebaskan Israel
Next Article Inter Miami Selangkah Lagi Dapatkan Tanda Tangan Casemiro

Berita Lainnya

Kejagung Buka Suara Terkait ‘Ribut’ dengan Polri

09 Juli 2026 / 18:39 WIB

Prabowo Beberkan Jalan Panjang Peluncuran Biodiesel B50, Estafet Tiga Presiden

09 Juli 2026 / 18:30 WIB

KPK Tahan Ma’ruf Cahyono Kasus Gratifikasi Setjen MPR

09 Juli 2026 / 16:57 WIB

Langkah Bersejarah: Trump Resmi Coret Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

09 Juli 2026 / 15:50 WIB

Misteri Penjagaan Rumah Jampidsus Terjawab, Kapuspen TNI: Ini Permintaan Resmi Kejagung!

09 Juli 2026 / 15:07 WIB

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK Kasus Gratifikasi

09 Juli 2026 / 14:53 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Earbuds Naik Level: Dari Alat Pendengar Musik Jadi Perangkat Kesehatan Pintar

Ridzka Putri Ananda22 April 2026 / 16:50 WIB

Kejagung Buka Suara Terkait ‘Ribut’ dengan Polri

09 Juli 2026 / 18:39 WIB

Prabowo Beberkan Jalan Panjang Peluncuran Biodiesel B50, Estafet Tiga Presiden

09 Juli 2026 / 18:30 WIB

SETARA Institute Desak Presiden Usut Oknum TNI Halangi Penegakan Hukum

09 Juli 2026 / 18:02 WIB

Misteri Kaca Pecah di Kantor BGN, Polisi Bantah karena Tembakan

09 Juli 2026 / 17:58 WIB

KPK Tahan Ma’ruf Cahyono Kasus Gratifikasi Setjen MPR

09 Juli 2026 / 16:57 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.