Yogyakarta (tutur.co.id)- Momentum long weekend Hari Raya Imlek dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api lokal. Di wilayah Daop 6 Yogyakarta, KA Batara Kresna mencatat total 1.246 penumpang pada Sabtu (14/2/2026), terdiri dari 623 penumpang naik dan 623 penumpang turun.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (13/2), yang melayani 1.116 penumpang. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan kereta lokal untuk mobilitas selama libur panjang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan dalam siaran pers yang diterima Redaksi Tutur, lonjakan penumpang terjadi seiring momentum libur nasional. “Pada awal momen long weekend Imlek kali ini, terdapat kenaikan sekitar 12 persen penumpang KA Batara Kresna dibandingkan hari sebelumnya,” ujarnya.
Berdasarkan data pergerakan, Stasiun Wonogiri menjadi titik dengan volume tertinggi yakni 511 penumpang, disusul Stasiun Purwosari sebanyak 382 penumpang, dan Stasiun Sukoharjo 167 penumpang. Sementara itu, Stasiun Solo Kota dan Pasarnguter masing-masing melayani 37 dan 19 penumpang.
KA Batara Kresna sendiri melayani relasi Purwosari–Wonogiri dengan empat perjalanan setiap hari, masing-masing dua kali keberangkatan dari kedua arah. Dengan jarak 37 kilometer, perjalanan dapat ditempuh sekitar satu jam dengan tarif terjangkau Rp4.000.
Selain mendukung konektivitas antarwilayah, kereta lokal ini juga dinilai berkontribusi terhadap pengurangan kemacetan dan emisi kendaraan pribadi. KAI Daop 6 Yogyakarta pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan KA lokal sebagai pilihan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan selama masa liburan.

