Liverpool (Tutur.co.id) – Pelatih Arne Slot menilai dominasi Pep Guardiola bersama Manchester City menjadi salah satu alasan Liverpool gagal meraih lebih banyak gelar Premier League dalam beberapa musim terakhir. Menurut Slot, kualitas luar biasa City di era Guardiola membuat persaingan juara menjadi jauh lebih sulit bagi klub-klub lain, termasuk Liverpool.
Pernyataan tersebut disampaikan Slot saat menanggapi keputusan Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Ia menilai pelatih asal Spanyol itu telah mengubah standar persaingan di Liga Inggris selama hampir satu dekade terakhir.
“Liverpool mungkin bisa memenangkan lebih banyak gelar liga jika Pep Guardiola tidak berada di Manchester City,” kata Slot.
Selama era Guardiola, Manchester City memang tampil dominan di Premier League dengan meraih enam gelar liga. Dalam periode yang sama, Liverpool beberapa kali harus puas finis sebagai runner-up meski mengumpulkan poin tinggi. Salah satu contohnya terjadi pada musim 2018/2019 ketika Liverpool meraih 97 poin namun tetap kalah satu angka dari City.
Slot menilai keberhasilan Liverpool tetap bersaing di tengah dominasi City menunjukkan kualitas dan konsistensi klub dalam beberapa musim terakhir.
“Untuk bisa terus bersaing dengan tim yang dilatih Guardiola sudah merupakan pencapaian besar,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Ia juga memberikan penghormatan terhadap Guardiola yang dinilai membawa perubahan besar terhadap kualitas permainan di Premier League. Menurut Slot, banyak pelatih belajar dari pendekatan taktik dan filosofi sepak bola yang diterapkan Guardiola bersama Manchester City.
“Dia meningkatkan level kompetisi di liga ini. Semua tim harus berkembang untuk bisa mengejar Manchester City,” kata Slot.
Musim ini sendiri Liverpool menutup kompetisi di posisi keempat klasemen akhir Premier League dan memastikan tiket Liga Champions. Namun, badai cedera yang melanda skuad The Reds membuat mereka gagal menjaga konsistensi dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Guardiola resmi mengakhiri masa baktinya di Manchester City setelah 10 tahun penuh prestasi. Selama menangani City sejak 2016, ia mempersembahkan berbagai trofi bergengsi termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions.
Bagi Liverpool, kepergian Guardiola diyakini akan mengubah peta persaingan Premier League musim depan. Meski demikian, Slot menegaskan fokus utama Liverpool tetap membangun tim yang lebih konsisten dan kompetitif.

