Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Lampard Akhiri Penantian 25 Tahun Coventry City ke Premier League

Lampard Akhiri Penantian 25 Tahun Coventry City ke Premier League

Sepakbola Deba Salamah19 April 2026 / 02:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Logo Premier League
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

London (Tutur.co.id) – Di bawah sorotan lampu Ewood Park yang dingin pada Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB, Frank Lampard berdiri dengan wajah penuh emosi. Hasil imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers bukan sekadar angka di papan skor. Namun penanda kebangkitan panjang Coventry City kembali ke panggung Premier League setelah absen selama 25 tahun.

“Malam ini sangat spesial bagi klub ini. Pencapaian ini lebih besar dari kita semua,” ujar Lampard, seperti dikutip dari ESPN di Jakarta. Ucapannya menggambarkan betapa besar arti momen tersebut, bukan hanya bagi tim, tetapi juga bagi sejarah panjang klub berjuluk The Sky Blues.

Keberhasilan ini mengakhiri penantian seperempat abad sejak Coventry terakhir kali tampil di kasta tertinggi pada 2001, setelah sebelumnya menjadi salah satu pendiri Liga Premier. Perjalanan mereka tak selalu mulus—bahkan sempat terpuruk hingga divisi keempat pada 2017. Namun musim ini menjadi bukti kebangkitan yang nyata.

Di bawah arahan Lampard, Coventry tampil konsisten dan dominan sepanjang musim Championship. Mantan legenda Chelsea itu berhasil menanamkan mentalitas juara dalam skuad yang sebelumnya terseok-seok. Hasilnya, promosi otomatis berhasil diamankan saat kompetisi masih menyisakan tiga laga, dengan keunggulan 11 poin atas pesaing terdekat, Ipswich Town.

Momen penentuan datang secara dramatis. Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan kekalahan, Bobby Thomas muncul sebagai pahlawan melalui sundulan pada menit ke-84 yang menyamakan kedudukan. Gol itu sontak memicu ledakan emosi, baik di lapangan maupun di tribun tandang yang dipenuhi sekitar 7.000 pendukung setia Coventry.

Lampard tidak lupa memberikan penghormatan kepada sosok yang turut membangun fondasi tim, Mark Robins. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif yang panjang dan penuh dedikasi.

Baca Juga  Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih AC Milan

“Mark Robins layak mendapat apresiasi. Tapi ini adalah pencapaian besar dari semua orang di klub,” katanya.

Lebih dari sekadar keberhasilan teknis, momen ini juga sarat emosi. Lampard mengaku tersentuh bisa merayakan bersama para suporter yang telah setia mendukung selama puluhan tahun, melewati masa-masa sulit hingga akhirnya kembali ke puncak.

Kini, dengan tiket kembali ke Premier League di tangan, Lampard kembali menempatkan dirinya di jajaran pelatih elite Inggris. Setelah pengalaman bersama Chelsea dan Everton, ia menunjukkan kapasitasnya dengan membangkitkan “raksasa tidur” dari West Midlands, membawa Coventry City kembali ke tempat yang telah lama mereka rindukan.

Coventry City Frank Lampard Premier League Sepak Bola Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCole Palmer: Manchester Rumah Saya, Tapi Saya Betah di London
Next Article Arteta Tolak Main Aman, Arsenal Bidik Kemenangan di Markas Man City

Berita Lainnya

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Inggris Kalah Mental

16 Juli 2026 / 15:00 WIB

Messi Balas Tudingan Dibantu Wasit: Kami Juara karena Kualitas, Bukan Bantuan FIFA

16 Juli 2026 / 13:00 WIB

Fakta Kekalahan Inggris dari Argentina: Statistik Memalukan dan Bumerang Taktik Tuchel

16 Juli 2026 / 11:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dari Dedolarisasi Hingga Borong Emas 15 Bulan Beruntun, Ini Sejumlah Strategi Bisnis Bank Sentral China

Gusti Tetiro08 Februari 2026 / 03:20 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.