Jakarta (Tutur.co.id) – Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, mengalami keterlambatan pada Senin (27/4/2026) malam akibat insiden tabrakan antara Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Di peron dan di dalam rangkaian, penumpang tampak menunggu tanpa kepastian waktu keberangkatan. Sejumlah KRL terlihat berhenti di beberapa titik sebelum dan sesudah lokasi kejadian. Petugas stasiun terus memberikan informasi melalui pengeras suara terkait gangguan operasional di lintas Bekasi-Cikarang.
Salah satu penumpang, Nur (24), mengatakan kereta yang ditumpanginya sudah tertahan cukup lama.
“Sudah lebih dari 35 menit tidak jalan. Karena informasinya ternyata ada kecelakaan di depan, di Stasiun Bekasi Timur,” ujarnya di Stasiun Jatinegara.
Kondisi di dalam kereta pun terlihat padat. Sebagian penumpang memilih duduk di lantai, sementara lainnya tetap berdiri sambil menunggu perkembangan informasi. Taufik (53), penumpang lainnya, mengaku hanya bisa menunggu karena keterbatasan alternatif perjalanan.
“Iya ini kita nunggu aja dari tadi, mau gimana lagi udah ketauan begini, kalau naik ojek online mahal karena masih jauh saya mau ke Tambun,” katanya.
Pengumuman dari petugas stasiun terdengar berulang, menginformasikan adanya keterlambatan akibat gangguan di lintas Bekasi Timur.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan, saat ini perjalanan KRL mengalami keterlambatan karena adanya gangguan di lintas Bekasi Timur,” demikian pengumuman yang disampaikan.
Kepadatan juga terlihat di area pintu masuk dan keluar stasiun. Antrean penumpang mengular, terutama di akses menuju peron jalur Bekasi. Petugas keamanan dan pelayanan stasiun berjaga untuk mengatur arus penumpang sekaligus memberikan informasi terkini.
Gangguan ini berkaitan dengan insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, di mana CommuterLine yang tengah berhenti di jalur 1 menuju Cikarang ditabrak kereta jarak jauh dari arah barat. Salah satu penumpang selamat, Heri, menyebut bagian belakang rangkaian mengalami kerusakan. “Commuter Line mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujarnya.
Proses evakuasi korban di lokasi kejadian masih berlangsung. Sejumlah penumpang yang telah dievakuasi dilaporkan mengalami luka-luka, beberapa di antaranya tidak sadarkan diri. Sementara itu, perjalanan KRL di lintas terdampak belum menunjukkan tanda-tanda kembali normal, dan penumpang diminta untuk terus memantau informasi resmi dari operator.

