Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Kriminolog UI Tegaskan Tak Perlu Libatkan TNI untuk Atasi Begal

Kriminolog UI Tegaskan Tak Perlu Libatkan TNI untuk Atasi Begal

Nasional Ahmad Nuryaman31 Mei 2026 / 13:16 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Guru Besar Kriminologi UI Prof. Adrianus Meliala mengungkapkan pandangannya soal polisi tembak begal di tempat. Foto: Tangkapan layar Tutur PoV.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia (UI) Prof. Adrianus Meliala menilai pelibatan TNI dalam penanganan kejahatan jalanan seperti begal tidak diperlukan. Menurutnya, Polri sudah memiliki kapasitas dan data yang dikantongi cukup untuk memburu pelaku kejahatan.

“Kalau bicara ideal ya sebaiknya tidak usah pakai tentara. Itu kalau kita pakai pendekatan ideal. Dan yang kedua juga sebetulnya dalam hal ini kepolisian sudah punya kapasitas yang cukup ya untuk itu, untuk menggulung para pelaku kejahatan curanmor ya khususnya mereka-mereka yang berada di kelompok-kelompok yang sudah spesialis,” ujar Prof Adrianus dalam program Tutur PoV, dikutip Minggu 31 Mei 2026.

Ia menjelaskan, data jaringan pelaku curanmor spesialis sudah berada di tangan polisi. Hal itu terbukti dengan penangkapan ratusan pelaku dalam waktu singkat sejak pembentukan satgas.

“Terbukti dalam waktu seminggu atau kurang dari seminggu saja sejak satgas itu terbentuk, lalu 200 orang sudah tergulung kan gitu. Jadi data sudah mereka miliki, polisi sudah cukup punya kemampuan untuk itu,” tegasnya.

Adrianus meragukan efektivitas jika TNI dilibatkan dalam operasi penangkapan. Menurutnya, TNI tidak memiliki data intelijen tentang jaringan kejahatan jalanan seperti yang dimiliki Polri.

“Jadi kalau misalnya pun tentara dilibatkan menurut saya lebih kepada kegiatan ramai-ramai saja, misalnya operasi di jalan gitu. Tapi apakah lalu kemudian operasi di jalan itu lalu akan menangkap para pelaku? Ya enggak mungkin dong. Memangnya para pelaku begal juga bego apa gitu ya. Jadi ketika ada operasi maka tentu mereka akan mencari jalan yang lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, penangkapan efektif dilakukan secara senyap berdasarkan data intelijen, bukan pencegatan di jalan raya. Data tersebut tidak dimiliki oleh TNI.

Baca Juga  Sufmi Dasco: Pilihan Tepat Penunjukan Nanik S Deyang sebagi Kepala BGN

“Jadi menurut saya ya diikutsertakan saja teman-teman yang lain ya, tapi tentu tidak akan ada efek banyak dari segi penangkapannya,” pungkas Guru Besar UI.

Adrianus Meliala begal Guru Besar UI headline Polri TNI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKemenkeu Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3% Meski Banyak Negara Mulai Longgarkan Fiskal
Next Article BRI Tawarkan Cashback Rp50.000 untuk Nasabah yang Upgrade ke Debit Contactless Mastercard

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Rupiah Diproyeksi Fluktuatif, Sentimen AS-Iran Tekan Pergerakan

Gusti Tetiro15 April 2026 / 04:48 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.