Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Konflik AS-Iran Tekan Industri Penerbangan, INACA Usul Kenaikan Tarif dan Fuel Surcharge

Konflik AS-Iran Tekan Industri Penerbangan, INACA Usul Kenaikan Tarif dan Fuel Surcharge

Energi & Tambang Gusti Tetiro26 Maret 2026 / 15:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: skyteam.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mulai berdampak langsung pada industri penerbangan, termasuk di Indonesia. Lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi dua faktor utama yang menekan biaya operasional maskapai nasional.

Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Bayu Sutanto, mengungkapkan bahwa kondisi global tersebut memperberat beban maskapai, terutama karena komponen bahan bakar (avtur) dan kurs memiliki porsi signifikan dalam struktur biaya.

“Konflik Timur Tengah mengakibatkan kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kedua komponen biaya tersebut sangat mempengaruhi kenaikan biaya operasional maskapai penerbangan nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).

Merespons tekanan tersebut, INACA mengajukan tiga usulan kebijakan kepada pemerintah. Pertama, menaikkan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar sebesar 15% dari tarif yang saat ini berlaku. Kedua, menaikkan Tarif Batas Atas (TBA) tiket penerbangan domestik sebesar 15% untuk pesawat jet maupun propeller. Ketiga, mempertahankan berbagai stimulus yang telah diberikan pemerintah, seperti diskon tiket dan pengurangan beban biaya operasional maskapai.

Selain itu, INACA juga mengusulkan kebijakan tambahan yang bersifat sementara, seperti penundaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk avtur dan tiket domestik, keringanan biaya bandara, serta penjadwalan ulang pembayaran kewajiban maskapai kepada operator bandara dan navigasi.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menegaskan akan mengkaji secara menyeluruh setiap usulan tersebut. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan pihaknya memahami tekanan yang dihadapi industri akibat dinamika global.

Menurutnya, kenaikan harga avtur, fluktuasi nilai tukar, serta meningkatnya biaya operasional menjadi tantangan nyata bagi maskapai. Namun demikian, pemerintah tetap harus mempertimbangkan daya beli masyarakat, keberlanjutan industri, serta aspek keselamatan dan pelayanan.

Baca Juga  Bursa Asia Rontok Awal Pekan, Ancaman Trump ke Iran Picu Kepanikan Global

“Setiap kebijakan akan mengedepankan keseimbangan antara keberlangsungan usaha industri penerbangan dan perlindungan konsumen, sehingga layanan angkutan udara tetap terjaga dari sisi keselamatan, keamanan, keterjangkauan, dan konektivitas nasional,” ujar Lukman.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari maskapai, operator bandara, hingga penyedia avtur, guna memantau perkembangan harga dan dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Dengan tekanan global yang belum mereda, kebijakan yang tepat dan terukur menjadi kunci untuk menjaga stabilitas industri penerbangan nasional tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas.

fuel surcharge industri penerbangan konflik AS Iran tarif tiket pesawat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOperasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Berikut Catatan Penting Polri
Next Article Yaqut Kembali Ditahan KPK, Tak Semudah Itu Selesai Urusannya

Berita Lainnya

Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026

18 Juli 2026 / 18:36 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Purbaya: Selama Menjabat Menkeu Tidak Akan Ada Tax Amnesty, Kecuali Instruksi Presiden

Ahmad Nuryaman11 Mei 2026 / 12:27 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.