Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Konferensi Santa Marta Hasilkan Kesepakatan Awal Penghentian Bertahap Batu Bara, Minyak, dan Gas

Konferensi Santa Marta Hasilkan Kesepakatan Awal Penghentian Bertahap Batu Bara, Minyak, dan Gas

Energi & Tambang Ahmad Nuryaman04 Mei 2026 / 16:06 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara. Foto: pexels.com
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Konferensi Transitioning Away from Fossil Fuels (TAFF) pertama di Santa Marta, Kolombia yang berlangsung 24-29 April 2026 berhasil menyepakati pembentukan coalition of the willing untuk menghentikan secara bertahap penambangan dan produksi batu bara, minyak, serta gas.

Hasil ini akan menjadi masukan penting bagi COP 31 di Turki pada November 2026.

Iqbal Damanik, Manager Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia menilai kesepakatan ini dapat membantu Indonesia memperoleh dukungan global.

“Konferensi ini membuka peluang realisasi inisiatif tansisi energi seperti pengembangan PLTS 100 GW, pensiun dini PLTU, serta penghentian pembangunan PLTU baru,”ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Mei 2025.

Namun, partisipasi aktif Indonesia dalam proses lanjutan sangat diperlukan. Konferensi TAFF menghasilkan tiga alur kerja, peta jalan transisi, arsitektur keuangan, serta penyelarasan produsen-konsumen.

Peneliti ICEL, Rabin, menilai alur kedua sangat relevan bagi Indonesia karena membahas hambatan pendanaan dan beban fiskal. Alur ini didukung peluncuran Science Panel for the Global Energy Transition (SPGET) yang memberikan dukungan teknis bagi negara peserta.

Saat ini masih terdapat inkonsistensi antara komitmen transisi energi dengan kebijakan nasional. RUPTL 2025-2034 justru menambah kapasitas pembangkit gas hingga 10,3 GW, sementara PLTU industri masih akan bertambah 25,9 GW hingga 2026.

Kebijakan ini dinilai akan mendorong Indonesia pada kondisi fossil lock-in yang menyulitkan transisi energi ke depan.

Para peneliti menegaskan bahwa hasil konferensi TAFF harus menjadi dasar peta jalan transisi yang komprehensif. Transisi energi tidak bisa lagi sekadar mengganti fosil dengan terbarukan, tetapi harus mencakup keadilan sosial, perlindungan ekosistem, dan transformasi sistem ekonomi.

Keterlibatan aktif Indonesia menuju konferensi kedua di Tuvalu 2027 menjadi langkah krusial.

Baca Juga  Genap 18 Tahun, Pertamina Drilling Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional
Konferensi Transitioning Away from Fossil Fuels Santa Marta TAFF
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMisteri Wabah Virus di Madrid Open: Banyak Petenis Muntah di Lapangan
Next Article Pelemahan Rupiah Berlanjut, Pemerintah Waspadai Tekanan ke Sektor Manufaktur

Berita Lainnya

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Mogok Salurkan BBM

17 Juli 2026 / 17:49 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB

BBM Langka di Sumatera Utara, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Gerak Cepat

17 Juli 2026 / 15:48 WIB

Skema Ketat di Balik Solar Murah Kapal 30-200 GT

17 Juli 2026 / 15:34 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Terjun 4% dalam Sejam, Terancam Jebol ke 6.378: Ini Kata Analis Soal Antisipasinya

Adi P18 Mei 2026 / 10:12 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.