Jakarta (Tutur.co.id) – Pemusatan latihan Timnas Indonesia pekan lalu menjadi pengalaman baru bagi Egy Maulana Vikri. Setelah beberapa kali keluar-masuk skuad Garuda dalam era pelatih berbeda, pemain Dewa United itu akhirnya merasakan langsung metode kepelatihan John Herdman yang mulai menangani tim nasional sejak awal tahun ini.
Masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Jakarta sebagai persiapan menuju ASEAN Hyundai Cup 2026, Egy mengaku mendapat kesan positif dari pelatih asal Inggris tersebut. Menurutnya, Herdman menghadirkan atmosfer kerja yang menuntut pemain selalu tampil maksimal.
“Ya, sangat bagus sebagai pemain. Saya harus selalu menampilkan yang terbaik 100 persen ketika dipanggil pelatih siapa pun, ketika dipercaya pelatih siapa pun,” kata Egy saat ditemui awak media di Stadion ASIOP, Jakarta Pusat.
Bagi Egy, hal yang paling terasa dari Herdman adalah pendekatannya yang detail dan intens selama sesi latihan. Ia menilai pelatih baru Timnas Indonesia itu menunjukkan semangat tinggi dalam setiap proses yang dijalankan bersama pemain.
“Pelatihnya cukup detail dan sangat bersemangat,” ujar Egy. Ia juga berharap dapat menyerap sebanyak mungkin ilmu selama menjalani pemusatan latihan tersebut.
Pengalaman berlatih di bawah Herdman menjadi babak baru bagi Egy yang telah melewati beberapa generasi kepelatihan di Timnas Indonesia. Sejak debut pada 2018, ia pernah merasakan era Luis Milla, kemudian berlanjut ke Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, sebelum kini memasuki fase baru bersama Herdman.
Meski persaingan di skuad Garuda semakin ketat, Egy melihat situasi itu sebagai sesuatu yang sehat. Ia menilai kompetisi internal justru akan mendorong setiap pemain mengeluarkan kemampuan terbaik demi membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif.
“Semakin ketat ya semakin bagus untuk Indonesia,” kata Egy.

