Beijing (tutur.co.id) – Tiongkok kembali mencatatkan terobosan besar di bidang antarmuka otak-komputer atau Brain-Computer Interface (BCI). Teknologi Beinao Yihao diperkenalkan untuk membantu pasien lumpuh melakukan aktifitas seperti makan dan minum secara mandiri.
Beinao Yihao adalah sistem semi-invasif nirkabel yang memungkinkan pasien lumpuh menggerakkan perangkat hanya dengan pikiran. Sistem ini menggunakan 128 kanal elektrode fleksibel, menangkap niat gerak otak dengan presisi tinggi.
Kabar gembiranya, dilansir dari Beijing Daily, pada Desember 2025 lalu pasien pertama yang diimplan Beinao Yihao berhasil menyelesaikan rehabilitasi di Rumah Sakit Xiaotangshan, Beijing. Dan pasien tersebut kini bisa mengendalikan gerakan tangannya sendiri.
Keberhasilan ini menarik perhatian dunia terhadap potensi rehabilitasi pintar berbasis BCI. Selain itu, China juga telah mengembangkan Beinao Erhao, sistem BCI invasif yang telah memasuki uji klinis prospektif pertama di Rumah Sakit Huashan, Universitas Fudan.
Keberhasilan ini menjadikan China sebagai negara kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS) yang melakukan uji klinis BCI invasif. Pencapaian ini menegaskan posisi China di peta inovasi teknologi otak-komputer atau mesin global.
Sebagai catatan, Beinao Yihao sudah diuji pada beberapa pasien dengan implantasi penuh nirkabel dan lebih dari 98% saluran perangkat berfungsi efektif. Pasien dapat mengendalikan komputer lengan robot, bahkan perangkat stimulasi otot untuk membantu pemulihan fungsi tubuh.
Jalur rehabilitasi baru ini menghubungkan sinyal saraf langsung ke gerakan nyata, membuka kemungkinan baru bagi pasien lumpuh.
BCI sendiri dibagi menjadi tiga tipe: invasif, semi-invasif, dan non-invasif, tergantung tingkat kontak dengan otak. Invasif menawarkan resolusi sinyal tertinggi, semi-invasif lebih aman, dan non-invasif mudah digunakan secara luas. Dan Beinao Yihao termasuk semi-invasif fleksibel, kombinasi ideal antara keamanan dan efektivitas.
Saat ini, BCI digunakan tidak hanya untuk rehabilitasi medis, tetapi juga interaksi manusia-komputer, penelitian ilmiah, dan monitoring pekerja khusus. Tren ini menunjukkan integrasi multi-dimensi BCI di kehidupan modern.
Keberhasilan Beinao Yihao menandai era baru rehabilitasi pintar, memberi pasien lumpuh kesempatan mengendalikan aktivitas mereka sendiri lagi. Sistem ini membuktikan inovasi BCI China bisa bersaing di level global.
Dengan uji klinis multisentra yang sedang berlangsung, masa depan teknologi otak-mesin semakin nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

