Jakarta (tutur.co.id)- Memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan Kartini BISA Fest pada 20–24 April 2026 di Jakarta. Mengusung tema Berdaya dengan Teknologi, program ini menjadi upaya Telkom mendorong perempuan agar lebih produktif dan siap mengambil peran strategis di era digital, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Melalui program ini, Telkom menghadirkan berbagai inisiatif mulai dari pelatihan kecerdasan buatan (AI), edukasi keamanan digital, hingga fasilitasi sertifikasi UMKM. Langkah ini sejalan dengan besarnya peran perempuan dalam ekonomi nasional, di mana lebih dari 60 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.
Tak hanya membuka peluang, Telkom juga menyoroti pentingnya ruang digital yang aman. Dalam sesi edukasi yang melibatkan ratusan pelajar, OVP Cybersecurity Telkom Elysabeth Damayanti menekankan pentingnya literasi digital bagi perempuan. “Ruang digital harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan berekspresi. Dengan literasi yang tepat, perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga melindungi diri dan sesamanya di dunia siber,” ujarnya.
Penguatan kapasitas juga dilakukan melalui pelatihan generative AI yang memungkinkan pelaku UMKM perempuan membuat konten promosi secara lebih efektif, serta dukungan sertifikasi halal, BPOM, hingga rebranding produk.
Upaya ini dilengkapi dengan ruang ekspresi melalui bazaar dan workshop yang melibatkan puluhan UMKM, termasuk perempuan penyandang disabilitas.
Melalui Kartini BISA Fest, Telkom menegaskan bahwa teknologi bukan sekadar alat, tetapi jalan untuk membuka peluang dan mendorong keberdayaan perempuan secara inklusif dan berkelanjutan.

