Jakarta (Tutur.co.id) – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menilai laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria sebagai ujian sesungguhnya bagi timnya di era baru kepelatihan John Herdman.
Setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts & Nevis pada laga pembuka, Idzes menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi di partai final akan jauh berbeda. Menurutnya, Bulgaria merupakan lawan dengan standar yang lebih tinggi dan akan menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan Skuad Garuda.
“Tentu ini menjadi laga yang berbeda, standar yang berbeda. Kami tidak sabar untuk menguji diri melawan tim yang hebat,” ujar Idzes dalam ajang PSSI Awards di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Bulgaria datang dengan reputasi sebagai tim Eropa yang telah tujuh kali tampil di Piala Dunia. Tim asuhan Aleksandar Dimitrov itu saat ini berada di peringkat 87 dunia—35 tingkat di atas Indonesia. Pada laga pertama FIFA Series, Bulgaria juga menunjukkan kekuatannya dengan kemenangan telak 10-2 atas Kepulauan Solomon.
Meski menghadapi lawan tangguh, Idzes memastikan timnya tetap melakukan persiapan seperti biasa, meskipun saat ini tengah menjalani fase transisi dengan pelatih dan staf baru.
“Kami tetap mempersiapkan diri seperti biasa. Ada perubahan dengan pelatih dan staf baru, tetapi kami siap menghadapi tim dari Eropa seperti Bulgaria,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Idzes juga menyoroti kembalinya Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia setelah absen cukup lama. Pada laga sebelumnya, keduanya tampil bersama di lini belakang sejak menit awal.
Idzes mengaku terkesan dengan sosok Baggott, baik dari sisi kemampuan maupun karakter di lapangan. Ia meyakini kehadiran Baggott akan menjadi tambahan kekuatan penting bagi lini pertahanan Indonesia ke depan.
“Dia pemain yang mengagumkan. Sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari saya. Dia juga sangat vokal dan punya kualitas yang bagus,” ujarnya.

