Jakarta (Tutur.co.id) – Bukan rahasia lagi jika Iran selama ini dekat dengan Rusia, termasuk juga dengan China dan Korea Utara. Namun yang menjadi pertanyaan, kenapa Rusia diam-diam saja dengan apa yang terjadi di Teheran.
Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie membeberkan analisisnya terkait sikap diam Vladimir Putin saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Bang Don Super Opini.
“Saya rasa Rusia tidak diam, pertama mereka aktif lewat PBB. Kedua, kita lihat gerakan Presiden Putin itu sangat strategik. Bohong kalau Presiden Putin atau Rusia itu enggak punya marah terhadap Eropa yang sudah coba mengacak-ngacak mereka,” kata Connie Bakrie.
Namun Connie menegaskan bahwa Rusia memang selalu tampil elegan dalam bersikap. Hal itu juga terlihat dari cara bersikap Presiden Putin terhadap konflik di Iran saat ini. Begitu juga dengan China yang menurut Connie dua negara tersebut memang tidak suka flexing.
“Coba perhatikan kalimat Putin, pertama dia kirim duka cita dan menyebut betapa hebatnya pemimpin Iran ini. Kedua diumum ke Eropa, gue (Putin) mau jualan sekarang energi gue enggak ke lu ya ke negara lain. Aduh itu kan cantik banget,” kata Connie.
Masih menurut Connie, pernyataan Putin ini justru dipandangnya sebagai sikap ‘bantuan’ paling berasa untuk Iran apalagi setelah dunia mulai teriak dengan ditutupnya Selat Hormuz yang mengganggu pasokan termasuk minyak dunia.
“Cara dia membuat bargaining itu kan gesture yang high class,” pungkas Connie.

