Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Perempuan»Kampanye #KickOutGBV: Kedutaan Inggris Ingin Sepak Bola Jadi Ruang Aman Perempuan

Kampanye #KickOutGBV: Kedutaan Inggris Ingin Sepak Bola Jadi Ruang Aman Perempuan

Perempuan Adi P08 Maret 2026 / 14:21 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kampanye #KickOutGBV: Kedutaan Inggris untuk mendorong sepak bola menjadi ruang aman perempuan di Indonesia. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, antusias dengan momen ini. (Foto:Tutur/Tim Media Kedubes Inggris)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)  — Kedutaan Besar Inggris di Jakarta mengkampanyekan sepak bola sebagai ruang aman bagi perempuan di Indonesia. Rangkain kampanye itu degelar dalam program Football for All: Breaking Barriers, Building Future #KickOutGBV. Gelaran ini ditutup dengan diskusi di Jakarta, 6 Maret 2026, bertepatan dengan peringatan menjelang Hari Perempuan Internasional. #KickOotGBV mengajak komunitas olahraga, pelajar, dan pegiat pendidikan membahas peran sepak bola sebagai medium untuk mempromosikan kesetaraan gender sekaligus melawan kekerasan berbasis gender.

Diskusi tersebut merupakan kolaborasi Kedutaan Inggris dengan Magdalene dan Inspire Indonesia. Para peserta menyoroti pentingnya menciptakan ruang olahraga yang inklusif dan aman bagi perempuan. Dalam konteks Indonesia, sepak bola masih didominasi laki-laki meski partisipasi perempuan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Data Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia mencatat terdapat 171 tim sepak bola perempuan di berbagai daerah sejak organisasi itu berdiri pada 2017. Angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan. Namun perempuan masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan akses pelatihan berkualitas, minimnya pengakuan terhadap kompetisi perempuan, hingga risiko kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan olahraga.

Sebagai bagian dari kampanye #KickOutGBV, Kedutaan Inggris bersama Inspire Indonesia menyelenggarakan enam klinik sepak bola di sejumlah daerah. Program itu melibatkan sekitar 600 remaja perempuan dan laki-laki. Selain pelatihan teknik sepak bola, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pencegahan kekerasan berbasis gender dan pentingnya membangun budaya saling menghormati di lapangan olahraga.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, mengatakan sepak bola memiliki kekuatan sosial untuk mendorong perubahan. “Sebagai olahraga yang sangat digemari di Indonesia maupun Inggris, sepak bola dapat menjadi wadah untuk melawan stereotip, mendorong kepemimpinan perempuan, dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif,” ujarnya. Ia menambahkan kerja sama tersebut menjadi bagian dari Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Baca Juga  Konflik Iran, Trump dan Netanyahu Memang Butuh Perang

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Desy Andriani, menilai kekerasan berbasis gender merupakan persoalan global yang membutuhkan solusi inovatif dan kolaboratif. Sementara Komisioner Komnas Perempuan, Rr Sri Agustini, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah, federasi sepak bola, komunitas, dan media agar sepak bola perempuan di Indonesia diakui serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan. Diskusi itu ditutup dengan Pledge Ball Ceremony, penandatanganan komitmen bersama untuk membangun ekosistem olahraga yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak perempuan.

#KickOutGBV Dominic Jermey headline Inspire Indonesia Kedubes Inggris Sepak Bola Sport tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEmpat Pilar Kekuatan Iran yang Membuat Mereka Tak Mudah Ditaklukan AS-Israel
Next Article Iran Diobok-obok AS-Israel Kok Rusia Diam? Putin Gak Suka Flexing!

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tiba di Prancis, Prabowo Salat Idul Adha di KBRI Paris

Toto Pribadi26 Mei 2026 / 20:53 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.