Jakarta (tutur.co.id) — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa (5/5/2026), dengan potensi koreksi lanjutan.
“IHSG masih akan rawan terkoreksi ke rentang 6.645–6.838,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dengan area support di 6.838 dan 6.745, sementara resistance berada di level 7.022 hingga 7.240. Rentang ini mencerminkan kondisi pasar yang masih diliputi tekanan jual dan minim katalis positif jangka pendek.
Di tengah potensi pelemahan tersebut, MNC Sekuritas tetap melihat peluang trading pada sejumlah saham pilihan, yakni BUVA, SMGA, SRTG, PTBA, dan XMSK.
Rekomendasi ini membuka ruang bagi pelaku pasar untuk tetap mencermati peluang cuan secara selektif, meskipun arah indeks secara umum masih cenderung melemah.

