Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • OJK: Penilaian MSCI Jadi Momentum Percepat Reformasi, Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
  • IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Rekomendasikan INCO, BUKA, dan HMSP
  • Wärtsilä Uji Mesin Hidrogen 100 Persen Pertama di Dunia, Pasok Listrik ke Jaringan Nasional Spanyol
  • IHSG Diprediksi Konsolidasi Pekan Ini, Sentimen MSCI dan Geopolitik Jadi Penentu Arah Pasar
  • Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air Total 66 Persen
  • Kejari Terima Pengembalian Kerugian Negara RP1,117 M dari Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara
  • MotoGP Ceko 2026: Marquez Tidak Terbendung, Ducati Kuasai Podium
  • Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2: Ujian Pembalap Muda Indonesia dengan Regulasi Standar Internasional
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Diprediksi Konsolidasi Pekan Ini, Sentimen MSCI dan Geopolitik Jadi Penentu Arah Pasar

IHSG Diprediksi Konsolidasi Pekan Ini, Sentimen MSCI dan Geopolitik Jadi Penentu Arah Pasar

Market Gusti Tetiro22 Juni 2026 / 06:51 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: Tutur/Suhodo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak dalam fase konsolidasi pada perdagangan pekan ini di tengah meningkatnya kehati-hatian investor menjelang sejumlah agenda penting global dan domestik.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada rentang resistance 6.250, pivot 6.200, dan support 6.100. Di tengah kondisi pasar yang cenderung bergerak terbatas, sejumlah saham dinilai masih memiliki peluang mencatatkan kinerja positif.

Dalam riset yang dirilis Senin (22/6/2026), Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang berpotensi memberikan peluang keuntungan, yakni ASII, DSSA, ISAT, HMSP, INET, dan DKFT.

Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa sentimen global masih didominasi perkembangan geopolitik Timur Tengah. Mayoritas indeks saham di kawasan Asia dan Eropa ditutup melemah pada akhir pekan lalu karena investor meragukan keberlangsungan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa bantuan ekonomi kepada Iran akan bergantung pada kepatuhan negara tersebut terhadap seluruh ketentuan perjanjian. Di sisi lain, Iran menyebut kesepakatan tersebut bersifat bersyarat dan baru akan dijalankan penuh apabila kepentingan nasional mereka tetap terlindungi.

Perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan di Selat Hormuz yang sebelumnya menjadi titik krusial distribusi energi global. Meski kedua negara telah sepakat mencabut blokade, Iran kembali mengancam menutup jalur tersebut karena sejumlah syarat dalam kesepakatan damai belum sepenuhnya dipenuhi.

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), durable goods orders, indeks sentimen konsumen Universitas Michigan, dan survei aktivitas manufaktur regional Federal Reserve.

Indeks PCE inti diperkirakan naik 0,3% secara bulanan pada Mei 2026, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,2% pada April. Sebelumnya, Federal Reserve juga telah merevisi proyeksi inflasi PCE tahun 2026 menjadi 3,6%, sementara proyeksi inflasi inti PCE dinaikkan menjadi 3,3%.

Baca Juga  Video: Prabowo dan Danantara Siap Cetak Pemimpin Masa Depan BUMN Lewat P3MD

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada pengumuman MSCI Annual Market Classification Review yang dijadwalkan pada 24 Juni 2026 waktu Indonesia. Review tersebut akan menentukan apakah Indonesia tetap mempertahankan status sebagai pasar berkembang (emerging market) atau menghadapi perubahan klasifikasi.

Sebelumnya, MSCI telah merilis Global Market Accessibility Review 2026 yang menurunkan penilaian Indonesia pada aspek information flow dari kategori positif menjadi negatif. Menurut laporan Stockbit Investment Research, penurunan tersebut dipicu oleh kekhawatiran MSCI terhadap transparansi struktur kepemilikan saham, indikasi perdagangan terkoordinasi (coordinated trading), serta keterbatasan informasi pasar dalam bahasa Inggris.

Meski demikian, secara keseluruhan Indonesia masih termasuk salah satu pasar dengan tingkat aksesibilitas terbaik di kawasan Asia Emerging Market. Dari 18 indikator yang dinilai MSCI, Indonesia memperoleh komposisi penilaian 10 kategori “++”, enam kategori “+”, dan dua kategori “-“.

Stockbit Investment Research menilai kesenjangan kualitas pasar Indonesia dengan negara frontier market masih cukup lebar sehingga peluang Indonesia tetap bertahan di kelompok emerging market relatif besar.

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan MSCI untuk mengklarifikasi sejumlah catatan dalam laporan aksesibilitas pasar tersebut. Salah satu fokus utama pembahasan adalah isu ketersediaan informasi dalam bahasa Inggris yang dinilai MSCI masih menjadi kendala bagi investor global.

Investor kini tidak hanya menunggu keputusan klasifikasi pasar Indonesia, tetapi juga mencermati apakah MSCI akan mencabut atau mempertahankan status freeze yang saat ini membatasi sejumlah penyesuaian dalam indeks saham Indonesia.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih memiliki peluang bergerak dalam fase konsolidasi sehat selama mampu bertahan di atas area support 6.100. Penguatan indeks dalam jangka pendek diperkirakan akan terbatas hingga muncul kepastian dari hasil review MSCI, perkembangan kebijakan global, serta arah arus modal asing ke pasar domestik.

Baca Juga  Paus Leo XIV: Jangan Gunakan Yesus untuk Perang
headline IHSG MSCI pasar modal indonesia Phintraco Sekuritas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air Total 66 Persen
Next Article Wärtsilä Uji Mesin Hidrogen 100 Persen Pertama di Dunia, Pasok Listrik ke Jaringan Nasional Spanyol

Berita Lainnya

OJK: Penilaian MSCI Jadi Momentum Percepat Reformasi, Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat

22 Juni 2026 / 08:18 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Rekomendasikan INCO, BUKA, dan HMSP

22 Juni 2026 / 07:48 WIB

Wajah Baru dari Penataan Jalan Rasuna Said Jakarta

21 Juni 2026 / 20:03 WIB

Kejagung Tangkap DPO Richard Arief Muljadi Buron Penipuan Batu Bara Rp7 Miliar

21 Juni 2026 / 19:27 WIB

Sedih Campur Marah Atalia Praratya dalam Kasus Penyekapan Sadis Rancaekek

21 Juni 2026 / 16:53 WIB

Kronologi Tragis Penyekapan Sadis 3 Tahun di Bandung: Berawal Konser Musik hingga Buta Permanen

21 Juni 2026 / 16:15 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Empat Negara Masuk Daftar Pengawasan Ketat Bandara Soetta

Toto Pribadi12 Mei 2026 / 10:46 WIB

OJK: Penilaian MSCI Jadi Momentum Percepat Reformasi, Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat

22 Juni 2026 / 08:18 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Rekomendasikan INCO, BUKA, dan HMSP

22 Juni 2026 / 07:48 WIB

Wärtsilä Uji Mesin Hidrogen 100 Persen Pertama di Dunia, Pasok Listrik ke Jaringan Nasional Spanyol

22 Juni 2026 / 07:18 WIB

IHSG Diprediksi Konsolidasi Pekan Ini, Sentimen MSCI dan Geopolitik Jadi Penentu Arah Pasar

22 Juni 2026 / 06:51 WIB

Jemaah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air Total 66 Persen

22 Juni 2026 / 03:55 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.