Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (9/4/2026) di kisaran 7.200–7.310.
Riset BRI Danareksa Sekuritas menyebut sentimen positif masih datang dari meredanya ketegangan geopolitik setelah gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran, yang turut menekan harga minyak ke kisaran US$94–95 per barel.
Selain itu, keputusan FTSE Russell mempertahankan status Indonesia sebagai secondary emerging market turut menopang kepercayaan investor.
“IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan secara terbatas, namun pergerakannya masih dalam fase technical rebound di tengah ketidakpastian global,” tulis riset tersebut.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melonjak 4,42% ke level 7.279, didorong aksi beli bersih asing sebesar Rp632,87 miliar dan penguatan saham-saham big caps.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham BUVA, RAJA, dan OASA untuk dicermati.

