Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Tertekan, Sinyal Koreksi Belum Usai: Analis MNC Sekuritas Wanti-wanti Skenario Ekstrem Tembus 7.000

IHSG Tertekan, Sinyal Koreksi Belum Usai: Analis MNC Sekuritas Wanti-wanti Skenario Ekstrem Tembus 7.000

Market Adi P21 April 2026 / 05:58 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan Jalan Soedirman Jakarta. (Foto: Tutur/Suhodo)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah dan menunjukkan sinyal tekanan lanjutan. Pada penutupan perdagangan Selasa, 21 April 2026, IHSG terkoreksi 0,52 persen ke level 7.594, di tengah dominasi aksi jual pelaku pasar. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa pasar belum keluar dari fase konsolidasi yang rentan koreksi.

Kepala Analis Ritel MNC Sekuritas, Herdityo Wicaksono, menilai secara teknikal pergerakan IHSG saat ini berada pada fase krusial dalam struktur gelombang. “IHSG terkoreksi 0,52 persen ke 7.594 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B pada label merah,” ujarnya dalam riset harian MNCS Daily Scope Wave, Selasa.

Menurut Herdityo, posisi tersebut mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek. Ia menekankan bahwa ruang pelemahan masih terbuka, terutama jika tekanan jual terus berlanjut dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. “Hal tersebut berarti IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.245 hingga 7.527 sekaligus menutup beberapa area gap-nya,” kata dia.

Ia juga menyoroti tekanan eksternal yang masih membayangi pasar. “Sentimen global, terutama dari Timur Tengah masih menjadi cermatan para investor, dimana hal ini membawa dampak negatif tidak hanya IHSG namun juga secara global. Dimana ‘krisis’ energi akibat pembatasan tersebut diperkirakan akan meningkatkan inflasi global dan juga perlambatan ekonomi global,” ujar Herdityo.

Lebih jauh, Herdityo mengingatkan adanya skenario terburuk yang perlu diantisipasi investor. “Dari sisi teknikal, worst case skenario kami masih melihat akan adanya potensi IHSG membentuk lower low ke bawah 7.000, dimana selain dari global, adanya risiko fiskal dari dalam negeri juga masih menjadi cermatan,” katanya.

Baca Juga  IHSG Berpeluang Tembus 6.000, BRI Danareksa Pilih 3 Saham yang Layak Diborong Hari Ini
Analisis Pergerakan IHSG dari MNC Sekuritas, yang dirilis Selasa 21 April 2026. (Grafis: Tutur/MNC Sekuritas)

Secara teknikal, level support IHSG berada di kisaran 7.488 dan 7.351. Sementara itu, area resistance terdekat tercatat pada level 7.700 hingga 7.861. “Support berada di 7.488 dan 7.351, sedangkan resistance di 7.700 hingga 7.861,” ujar Herdityo.

Meski berada dalam tekanan, MNC Sekuritas tetap memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik dicermati di tengah kondisi pasar saat ini. “Saham rekomendasi MNCS hari ini adalah MBMA, PTBA, TAPG, VKTR, dan XPIN,” kata dia.

Dengan kombinasi tekanan global dan risiko domestik, pergerakan IHSG diperkirakan masih fluktuatif dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk lebih selektif dan disiplin dalam manajemen risiko, sembari menunggu konfirmasi arah pasar yang lebih solid di tengah potensi koreksi lanjutan.

BEI Bursa Saham headline Herdityo Wicaksono IHSG MNC Sekuritas Saham selat hormuz tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSuzuki Donasikan 25 Laptop ke Timedoor Academy, Buat Coding dan AI
Next Article IHSG Diprediksi Sideways, Ini 5 Saham Pilihan Phintraco Hari Ini

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Cetak ATH, Sentimen Global dan Saham Konglemerasi Jadi Penopang

Adi P06 Januari 2026 / 09:01 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.