Boston (Tutur.co.id) – Timnas Haiti akan menghadapi Skotlandia pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, Minggu (15/6/2026) pukul 08.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga penting bagi kedua tim dalam upaya mengamankan poin perdana dan menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. Persaingan di Grup C dipastikan tidak mudah karena juga dihuni Brasil, peraih lima gelar juara dunia, serta Maroko yang sukses menembus semifinal pada Piala Dunia 2022.
Dengan kondisi tersebut, kemenangan pada laga pembuka bisa menjadi modal berharga bagi Haiti maupun Skotlandia untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.
Haiti Kembali ke Panggung Dunia Setelah 52 Tahun
Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Haiti yang kembali tampil di putaran final setelah penantian panjang selama 52 tahun.
Satu-satunya penampilan Haiti di Piala Dunia sebelumnya terjadi pada edisi 1974 di Jerman Barat. Kini, tim berjuluk The Grenadiers datang dengan semangat baru dan ambisi besar untuk menciptakan kejutan.
Skuad asuhan Sebastien Migne mengandalkan permainan cepat dan serangan balik sebagai senjata utama. Di lini depan, Haiti memiliki sejumlah pemain yang mampu merepotkan pertahanan lawan.
Wilson Isidor menjadi salah satu andalan berkat kecepatan dan kekuatan fisiknya. Sementara itu, Duckens Nazon yang telah mengoleksi 44 gol untuk tim nasional masih menjadi tumpuan utama dalam urusan mencetak gol.
Selain keduanya, Haiti juga memiliki pemain sayap cepat Ruben Providence serta gelandang kreatif Jean-Ricner Bellegarde yang berpengalaman bermain di Liga Inggris bersama Wolverhampton Wanderers.
Di bawah mistar, sosok Johny Placide tetap menjadi figur penting. Kiper veteran berusia 38 tahun tersebut diharapkan mampu memberikan ketenangan dan kepemimpinan bagi rekan-rekannya di lapangan.
Kepercayaan diri Haiti meningkat setelah menunjukkan performa menjanjikan sepanjang babak kualifikasi zona CONCACAF, termasuk saat menghadapi Kosta Rika dan Nikaragua.
Skotlandia Andalkan Pengalaman dan Kualitas Eropa
Di sisi lain, Skotlandia datang ke Piala Dunia 2026 dengan pengalaman yang lebih matang. Turnamen kali ini menjadi penampilan kesembilan mereka di ajang sepak bola terbesar dunia sekaligus yang pertama sejak edisi 1998.
Tim asuhan Steve Clarke diperkuat sejumlah pemain yang telah terbiasa bersaing di kompetisi elite Eropa.
Nama-nama seperti Scott McTominay, John McGinn, Lewis Ferguson, Che Adams, dan Lawrence Shankland diperkirakan menjadi tulang punggung permainan Skotlandia sepanjang turnamen.
Menariknya, Skotlandia juga membawa Craig Gordon yang berusia 43 tahun. Kiper veteran tersebut menjadi pemain tertua yang tampil di Piala Dunia 2026.
Perjalanan Skotlandia menuju putaran final juga cukup impresif. Salah satu momen penting mereka terjadi saat meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Denmark dalam laga krusial babak kualifikasi zona Eropa.
Namun, Skotlandia tidak datang dengan kekuatan penuh. Gelandang kreatif Billy Gilmour dipastikan absen akibat cedera lutut, sementara kondisi bek Scott McKenna masih diragukan setelah mengalami benturan ringan.
Laga Berpotensi Berjalan Ketat
Di atas kertas, Skotlandia memang lebih diunggulkan karena memiliki pengalaman lebih banyak di level internasional serta kualitas pemain yang bermain di liga-liga top Eropa.
Meski demikian, Haiti tidak bisa dipandang sebelah mata. Semangat juang tinggi, organisasi tim yang solid, serta kemampuan melancarkan serangan balik cepat bisa menjadi ancaman serius bagi Skotlandia.
Jika mampu bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan peluang secara efektif, Haiti berpotensi mencuri poin bahkan menciptakan kejutan pada laga pembuka Grup C. Sebaliknya, Skotlandia harus mampu memaksimalkan kualitas individu para pemainnya untuk menghindari hasil yang tidak diinginkan.
Prediksi Skor
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Skotlandia memiliki kualitas dan pengalaman yang sedikit lebih unggul, tetapi Haiti berpotensi memberikan perlawanan sengit.
Prediksi skor: Haiti 1-2 Skotlandia.

