Merak (tutur.co.id)- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera menjelang Angkutan Lebaran 2026. Meski volume trafik mulai meningkat, arus layanan penyeberangan di sejumlah pelabuhan utama masih terpantau tertib dan lancar, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kondisi pelabuhan di wilayah Jawa–Sumatera saat ini berjalan ramai namun tetap terkendali. Aktivitas truk di Pelabuhan BBJ Bojonegara maupun pemudik yang menggunakan sepeda motor dan mobil di Pelabuhan Merak serta Ciwandan tidak mengalami penumpukan di luar kawasan pelabuhan.
Data Posko Merak mencatat hingga H-5 Lebaran pada Senin (16/3) pukul 12.00 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 41.702 orang. Sementara total kendaraan tercatat 10.797 unit yang terdiri dari kendaraan roda dua, mobil pribadi, truk logistik, dan bus.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu (18/3) hingga Kamis (19/3). Menurutnya, ASDP telah menyiapkan berbagai langkah operasional serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode mudik.
Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, antara lain penerapan delaying system di sejumlah buffer zone seperti Rest Area KM43 dan KM68 di Merak serta beberapa titik di Bakauheni. Selain itu, kendaraan logistik golongan 7, 8, dan 9 diarahkan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara guna mengurangi kepadatan di Pelabuhan Merak.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5 Lebaran, tercatat sebanyak 311.517 penumpang dan 72.629 kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera. ASDP juga mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy dan memastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan agar perjalanan mudik berlangsung lebih tertib dan lancar.

