Jakarta (tutur.co.id) — Memasuki H-3 Lebaran 2026, pergerakan arus mudik di sejumlah simpul penyeberangan mulai menunjukkan eskalasi signifikan. Lonjakan tajam, khususnya di lintasan Bali–Jawa, menandai fase krusial saat puncak arus mudik, ketika kapasitas layanan diuji oleh akumulasi kendaraan dan penumpang dalam waktu bersamaan.
Di sisi lain, kemacetan panjang yang sebelumnya terjadi di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang (Bali ke Banyuwangi) dilaporkan sudah terurai. Arus kendaraan berangsur normal, meski tekanan volume masih berpotensi meningkat seiring mendekatnya puncak mudik
Berikut kondisi H-3 Lebaran dari Posko Angkutan Lebaran 2026 yang diterima redaksi Tutur dari ASDP:
Bali–Jawa
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-3 tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 239 trip.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-3 mencapai 74.213 orang atau naik 65,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 44.925 orang.
Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 14.659 unit atau naik 44,5% dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 10.143 unit. Kendaraan roda empat mencapai 7.260 unit atau naik 87,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.868 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.051 unit atau naik 139,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 439 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 585 unit atau naik 51,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 387 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 23.555 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk pada H-3 atau naik 58,8% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 14.837 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H-3 tercatat 457.611 orang atau naik 7,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 427.069 orang.
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 146.447 unit atau naik 8,8% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 134.633 unit.

Jawa–Bali
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 18 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-3, tercatat jumlah trip di Pelabuhan Ketapang sebanyak 255 trip.
Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-3 mencapai 11.057 orang atau naik 22,8% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.004 orang.
Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 243 unit atau turun 8% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 264 unit. Kendaraan roda empat mencapai 1.004 unit atau naik 5,5% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 952 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 130 unit atau naik 16,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 112 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 237 unit atau naik 41,1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 168 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 1.614 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-3 atau naik 7,9% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 1.496 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H-3 tercatat 177.379 orang atau naik 2,9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 172.368 orang.
Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 34.335 unit atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 33.271 unit.

