Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Geger Usulan Menteri PPPA Gerbong Wanita di Tengah Rangkaian, Ini Respon Menhub

Geger Usulan Menteri PPPA Gerbong Wanita di Tengah Rangkaian, Ini Respon Menhub

Nasional Toto Pribadi29 April 2026 / 16:09 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Evakuasi korban tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggreki di wilayah Bekasi Timur. (Basarnas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Tragedi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur memicu pernyataan kontroversial dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Alih-alih mencari solusi, sang menteri justru memberikan usulan yang di luar nalar. Tanggapan juga datang dari rekan sejawatnya di Kabinet Merah Putih.

Sebelumnya, pernyataan Menteri PPPA Arifah Fauzi yang seakan-akan demi untuk menyelamatkan penumpang kereta perempuan harus menumbalkan ‘Kaum Adam’ langsung mendapat serangan dari banyak kalangan. Pernyataan soal gender itu dianggap sangat konyol dan bukan solusi yang tepat.

Tanggapan kini datang dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Menurut Menhub, usulan dari koleganya di pemerintahan Presiden Prabowo ini tampak kurang tepat. Menurutnya, berbicara keselamatan tentu tak mengenal gender.

“Keselamatan kita tidak mengenal atau membedakan gender. Jadi penempatan gerbong untuk wanita, baik di depan maupun di belakang, untuk memudahkan juga memberikan kenyamanan,” kata Dudy saat menggelar konferensi pers, Rabu 29 April 2026.

Dalam hal ini, ia menjelaskan penempatan gerbong wanita selama ini berada di bagian depan dan belakang rangkaian agar penumpang perempuan bisa dengan mudah mengaksesnya.

Sementara jika gerbong wanita berada di tengah rangkaian, maka ada kemungkinan penumpang lain, termasuk pria, bisa melintasi gerbong tersebut. Hal ini dinilai dapat membuat keberadaan gerbong khusus wanita menjadi kurang efektif.

“Kalau di tengah penumpang kan bisa bergeser dari depan ke belakang. Tapi kalau di belakang, penumpang tidak bisa berlalu-lalang. Jadi kalau mereka di situ, itu untuk mencegah kalau misalnya ada yang melakukan hal yang tidak baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang adalah prioritas utama perseroan. Dalam hal ini, pihaknya tidak membedakan tingkat keselamatan antara penumpang perempuan dan laki-laki di KRL.

Baca Juga  IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, BRI Danareksa Rekomendasikan INCO, BUKA, dan HMSP

“Kita tidak membedakan, dari tingkat keselamatan tidak kita bedakan antara gender perempuan dan gender laki-laki,” kata Bobby.

Ia juga menjelaskan bahwa penempatan gerbong khusus wanita di bagian paling depan dan belakang rangkaian KRL sudah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemudahan akses dan keamanan bagi penumpang.

“Selama ini kami melakukan pemisahan itu karena ada beberapa aspek. Aspek pertama adalah supaya tidak terjadi yang namanya harassment. Kedua adalah memberikan kemudahan akses untuk para perempuan. Ketiga adalah memberikan security yang lebih karena itu kan lebih dekat dengan petugas keamanan dari ujung ke ujung. Jadi untuk sementara aspek itu yang kita gunakan,” beber Bobby.

Sebagai catatan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi sebelumnya mengusulkan gerbong KRL wanita ditempatkan di tengah rangkaian. Usulan itu muncul buntut tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Commuter Line headline Kereta Kereta Api Krl Menhub Dudy Purwagandhi Menteri PPPA tabrakan kereta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePresiden Prabowo Janjikan 70 Ribu Sekolah Bakal Direnovasi
Next Article Blokade Laut AS Hanya Bohongan, Buktinya 52 Kapal Iran Melenggang!

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Live: DPR – Menkes Bahas Program Kesehatan Prioritas Nasional & Penanganan Darurat Banjir Sumatera

Satria Eko19 Januari 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.