Jakarta (tutur.co.id) – Pemandangan tak biasa terlihat di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya. Sekitar puluhan anggota brimob berjaga di depan gedung, lengkap dengan senjatan laras panjang.
Hal ini dilakukan menjelang digelarnya konferensi pers penggeledahan maraton yang dilakukan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya beberapa hari lalu.
Berdasarkan pantauan Tutur.co.id, Jumat 10 Juli 2026 pukul 16.23, puluhan personel brimob sudah bersiaga terlebih dahulu sebelum awak media tiba. Terlihat pula anggota polisi lainnya membawa barang bukti berupa koper hasil penggeledahan ke dalam Gedung Promoter.
Sementara, di videotron terlihat tulisan ‘Siaran pers perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan/atau tindak pidana pencucian uang’.
Sebelumya, Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, melakukan penggeledahan maraton di 13 lokasi berbeda.
Penggeledahan di belasan lokasi berbeda itu berkaitan dengan kasus pidana pencucian uang (TPPU) PT Asabri, korupsi pasokan batubara yang menyebabkan blackout di Sumatera, dan kasus PT Karakatau Steel.
Polisi berhasil mengamankan uang dalam mata asing, jika dikonversi totalnya sekitar Rp67,2 miliar dari Cafe d’Clan dan Money Changer di Cipete Jakarta Selatan.
Sementara penggeledahan di rumah mewah kawasan Sentul Bogor, Jawa Barat, polisi berhasil mengamankan 74 kg emas batangan dan barang bukti lainnya.

