Jakarta (tutur.co.id) – Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, akhirnya buka suara ihwal isu yang menyebut dirinya akan mundur.
Isu tersebut bergulir di tengah publik menyusul penggeledahan maraton yang dilakukan Kortastipidkor Polri di 13 lokasi terkait dugaan TPPU kasus PT Asabri, korupsi pasokan batu bara, dan PT Krakatau Steel.
“Hingga saat ini, saya masih menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan, penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan. Sehingga perintah itu tadi sudah kita jabarkan untuk memprioritaskan mana-mana perkara-perkara yang menjadi perhatian masyarakat,” ujar Febrie di Gedung Jampidsus Kejagung, Kamis 9 Juli 2026.
Saat wartawan terus mencecar soal isu pengunduran dirinya, Febrie tidak secara tegas membantahnya dan lebih memilih mengakhiri tanya jawab dengan awak media.
“Pak, soal isu mundur gimana belum dijawab,” kata wartawan saat Febrie masuk ke lobi Gedung Jampidsus.
Diberitakan sebelumnya isu beredar di masyarakat terkait rencana pengunduran diri Febrie usai disebut-sebut terlibat dalam skandal 3 kasus korupsi.
Namun dalam kesempatan tersebut ia secara tegas membantahnya dan mengatakan akan menghormati segala proses penegakan hukum yang masih dilakukan oleh Kortastipidkor Polri.

