Jakarta (tutur.co.id) – Komisi I DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap sejumlah calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026–2029. Total ada 26 orang calon yang mengikuti fit and proper test di DPR RI.
Hal itu disampaikan langsung Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto di Jakarta, Senin 13 Juli 2026. Dan hari ini akan dimulai dengan 7 orang yang akan mengikuti fit and proper test.
“Kami mendapat surat dari saudara Menteri Komdigi (Komunikasi dan Digital), intinya diberi 27 nama dan dari 27 nama ini, ada satu orang pada 1 Juli lalu mundur,” kata Utut di kompleks parlemen, Jakarta.
Lebih lanjut Utut menyebutkan, tujuh calon anggota KPI yang mengikuti uji kelayakan pada Senin ini adalah Amin Sabana, Evri Rizqi Monarshi, Analisa, Sapardiyono, Ahmad Fariqul Badi, Widhi Kurniawan, dan Suciati Eka Candra Sari.
Backgroundnya juga beragam. Mulai dari akademisi dengan gelar magister hingga doktor dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda, praktisi berpengalaman, jurnalis senior, hingga petahana anggota KPI.
Fit and proper test ini sendiri akan terdiri dari beberapa bagian mulai dari pemaparan vidi dan misi hingga sesi tanya jawab.
Sebagai tambahan, selain 7 orang yang akan menjalani fit and proper hari ini, 19 nama yang tersisa yakni Amin Shabana, Evri Rizqi Monarshi, Analisa, Sapardiyono, Ahmad Farikul Badi, Widhi Kurniawan, Sutjiati Eka Tjandrasari, Tulus Santoso, dan Cecep Suryadi.
Lalu ada nama Buyung Wijaya Kusuma, Aliyah, Carlos Margondo Pardede, Heard C. C. Runtuwene, Muhammad Hasrul, Hasan Haris, Witharja, Henry Sianipar, Fuji Samantha, Elprisdat, Ferdi Setiawan, Tri Andri Supriyadi, Anastasia Kristi Damayanti, Neneng Athiatul Faiziyah, Rizky Wahyuni, Jalu Pradhono Priambodo, Kawiyan, dan Andi Sukmono.

