Jakarta (Tutur.co.id) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta Presiden Prabowo Subianto mendesak penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan terhadap warga sipil Palestina. Hal itu dapat disampaikan Prabowo ketika menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Amerika Serikat.
Sukamta mengatakan stabilitas maupun keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan untuk warga Gaza, Palestina.
“Pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan,” katanya di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Sukamta meminta pemerintah menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina melalui solusi dua negara yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan hukum internasional. Forum itu harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut.
Kemudian, dia menyampaikan Indonesia perlu memastikan setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan setelah konflik berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan. Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara.
Lebih jauh Sukamta mengatakan kehadiran Presiden Prabowo dalam forum Board of Peace harus dilihat sebagai peluang untuk memperkuat peran aktif dalam mendorong perdamaian dunia, sesuai amanat konstitusi.
“Setiap langkah diplomasi kita, tentu harus berpijak pada kepentingan nasional Indonesia sekaligus konsisten dengan komitmen historis kita terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina,” ucap dia.
Partisipasi Indonesia dalam forum itu, menurut dia, merupakan bagian dari diplomasi aktif dan kontribusi nyata untuk menciptakan tatanan dunia yang lebih stabil dan berkeadilan.
“Dalam perspektif kepentingan nasional, stabilitas global yang berbasis hukum internasional juga berdampak langsung pada keamanan dan kepentingan Indonesia sendiri,” tutupnya.

