Jakarta (Tutur.co.id) – Sheva Imut Furyzcha menjadi salah satu bintang terbesar di balik keberhasilan Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar AFF Women’s Cup 2026. Gelandang serang berusia 22 tahun itu resmi dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau Pemain Terbaik turnamen berkat penampilan konsistennya sepanjang kompetisi.
Penghargaan individu tersebut melengkapi kesuksesan Garuda Pertiwi yang berhasil menjadi juara setelah membantai Laos 5-0 pada partai final di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/7/2026). Gelar tersebut sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai tim pertama yang mampu meraih gelar AFF Women’s Cup secara beruntun (back-to-back).
Peran Vital Sheva di Timnas Putri Indonesia
Sepanjang AFF Women’s Cup 2026, Sheva menjadi motor permainan Timnas Putri Indonesia di lini tengah. Beroperasi sebagai gelandang serang, ia mampu mengatur tempo permainan, membangun serangan, sekaligus menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan.
Visi bermain yang tajam, akurasi umpan, serta kemampuannya membaca ruang membuat Sheva menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di turnamen. Selain piawai menciptakan peluang, ia juga tampil disiplin dalam membantu transisi bertahan sehingga memberikan keseimbangan bagi permainan Garuda Pertiwi.
Kontribusinya sudah terlihat sejak fase grup. Sheva mencetak satu gol saat Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja. Penampilan impresifnya pada laga tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Player of the Match, sebelum akhirnya menutup turnamen dengan gelar MVP AFF Women’s Cup 2026.
Tak hanya mencetak gol, Sheva juga menjadi kreator utama serangan Indonesia. Dalam salah satu pertandingan, ia tercatat menciptakan hingga tujuh peluang emas bagi rekan-rekannya, menunjukkan perannya sebagai playmaker yang mampu membuka ruang dan menghadirkan ancaman di area pertahanan lawan.
Perjalanan Karier Sheva Furyzcha
Sheva Furyzcha lahir di Kepulauan Bangka Belitung pada 20 April 2004. Kecintaannya terhadap sepak bola tumbuh sejak usia dini berkat sang ayah yang memperkenalkannya pada olahraga tersebut.
Karier sepak bolanya dimulai bersama SSB Surabaya Bersatu sebelum berkembang di Persebaya Putri. Penampilan apik di level klub membuka jalan bagi Sheva untuk menembus Timnas Putri Indonesia.
Pengalamannya juga semakin matang setelah berkarier di luar negeri bersama Makati FC di Filipina dan Kelana United FC di Malaysia. Saat ini, Sheva memperkuat Maudoko FC sambil tetap menjadi andalan Timnas Putri Indonesia.
Sheva Awalnya Tekuni Pencak Silat
Perjalanan kariernya menuju sepak bola profesional tidak berjalan mulus. Sebelum dikenal sebagai pemain andalan Garuda Pertiwi, Sheva sempat menekuni olahraga pencak silat karena keinginan sang ayah.
Sejak kecil, Sheva sebenarnya telah jatuh cinta pada sepak bola. Namun, sang ayah awalnya belum memberikan izin untuk menekuni olahraga tersebut. Sebagai gantinya, ia diarahkan berlatih pencak silat, salah satu cabang olahraga bela diri yang sempat digelutinya sebelum akhirnya beralih ke lapangan hijau.
Meski demikian, kecintaan Sheva terhadap sepak bola tidak pernah pudar. Tekadnya untuk menjadi pesepak bola terus tumbuh hingga akhirnya mendapat kesempatan mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.
Perjalanan Sheva juga tidak lepas dari berbagai tantangan. Saat mulai bermain sepak bola, ia sempat diremehkan oleh rekan-rekan laki-lakinya. Namun, cibiran tersebut tidak membuatnya menyerah. Sheva memilih tetap fokus berlatih dan terus meningkatkan kemampuannya hingga mampu membuktikan kualitasnya di lapangan.
Pemain asal Kepulauan Bangka Belitung itu juga tidak pernah gentar menghadapi kerasnya pertandingan sepak bola. Risiko benturan maupun duel fisik yang menjadi bagian dari permainan justru dijadikannya sebagai tantangan untuk terus berkembang.
Kerja keras dan pengorbanan Sheva akhirnya membuahkan hasil. Bersama rekan-rekannya di Timnas Putri Indonesia, ia berhasil mengukir prestasi dengan membawa Garuda Pertiwi meraih gelar juara Piala AFF Putri back to back.
Prestasi Sheva Furyzcha
Perjalanan karier Sheva terus dihiasi berbagai pencapaian membanggakan, di antaranya:
- Juara AFF Women’s Cup 2025 bersama Timnas Putri Indonesia.
- Juara AFF Women’s Cup 2026 bersama Timnas Putri Indonesia sekaligus mencatatkan gelar back-to-back.
- Dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) AFF Women’s Cup 2026.
- Membawa Timnas Putri Indonesia lolos ke ASEAN Women’s Championship 2027.
- Mencetak gol bagi Timnas Putri Indonesia pada fase grup AFF Women’s Cup 2026 melawan Kamboja.
- Menjadi bagian Timnas Putri Indonesia di berbagai ajang internasional sejak kelompok usia hingga level senior.
Masa Depan Cerah Garuda Pertiwi
Gelar MVP yang diraih Sheva Furyzcha menjadi bukti perkembangan pesat sepak bola putri Indonesia. Keberhasilannya membawa Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar juara sekaligus meraih penghargaan individu menunjukkan bahwa pemain Indonesia semakin mampu bersaing di level Asia Tenggara.
Dengan usia yang masih 22 tahun, Sheva diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama Garuda Pertiwi dalam menghadapi berbagai turnamen internasional, termasuk ASEAN Women’s Championship 2027. Pencapaian di AFF Women’s Cup 2026 diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi, baik bagi Sheva maupun bagi sepak bola putri Indonesia secara keseluruhan.

