London (Tutur.co.id) – Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Kini perhatian pecinta sepak bola beralih ke kompetisi domestik yang segera dimulai, sekaligus bursa transfer musim panas yang diprediksi akan berlangsung panas.
Seperti edisi-edisi sebelumnya, turnamen sepak bola terbesar di dunia kembali melahirkan sederet talenta muda yang sukses mencuri perhatian. Penampilan impresif mereka di Amerika Utara diperkirakan akan membuat banyak klub elite Eropa bergerak cepat sebelum musim 2026/2027 dimulai.
Johan Manzambi menjadi pemain pertama yang memanfaatkan momentum tersebut setelah resmi bergabung dengan Aston Villa berkat performa gemilangnya di Piala Dunia 2026. Namun, ia diyakini bukan satu-satunya.
Berikut tujuh pemain muda berusia di bawah 23 tahun yang tampil memikat sepanjang Piala Dunia 2026 dan berpotensi menjadi incaran klub-klub Premier League.
1. Ayyoub Bouaddi (Maroko/Lille)
Nama Ayyoub Bouaddi menjadi salah satu kejutan terbesar di fase grup Piala Dunia 2026. Gelandang 18 tahun itu tampil luar biasa saat membantu Maroko menghadapi Brasil. Ia mampu mengendalikan tempo permainan dengan kematangan yang jauh melampaui usianya.
Pergerakannya tanpa bola, kecerdasan mencari ruang, serta kemampuan membaca permainan membuat banyak pengamat membandingkannya dengan perpaduan Patrick Vieira dan Sergio Busquets. Lille dikabarkan ingin mempertahankan Bouaddi, meski Arsenal disebut sudah sempat mengajukan pendekatan.
2. Gilberto Mora (Meksiko/Club Tijuana)
Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Gilberto Mora. Meski baru berusia 17 tahun, gelandang Club Tijuana itu tampil sangat tenang saat mengatur permainan Meksiko. Keseimbangan, visi bermain, dan kemampuannya keluar dari tekanan membuatnya kerap dibandingkan dengan Luka Modric saat muda.
Karier Mora berkembang sangat cepat. Ia pernah menjadi pencetak gol dan pemberi assist termuda di Liga MX, sebelum mencatat sejarah sebagai pemain termuda tim nasional Meksiko sekaligus pemain termuda yang pernah menjuarai Piala Emas CONCACAF.
3. Kerim Alajbegovic (Bosnia-Herzegovina/Bayer Leverkusen)
Kerim Alajbegovic menjadi salah satu pemain yang nilai pasarnya melonjak drastis setelah Piala Dunia 2026. Winger kiri berusia 18 tahun itu mencetak gol spektakuler ke gawang Qatar, penampilan yang bahkan mendapat pujian langsung dari legenda Swedia, Zlatan Ibrahimovic.
Menurut Zlatan, mentalitas Alajbegovic jauh lebih mengesankan dibandingkan gol indah yang dicetaknya. Setelah menjalani masa peminjaman yang sukses bersama Red Bull Salzburg dan kembali ke Bayer Leverkusen, Alajbegovic dinilai siap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. Kecepatan, keberanian, dan kemampuan duel satu lawan satu membuatnya dianggap cocok bermain di Premier League.
4. Alessandro Circati (Australia/Parma)
Keberhasilan Australia melaju hingga babak 32 besar tak lepas dari kokohnya lini pertahanan yang dikawal Alessandro Circati. Bek tengah berusia 22 tahun itu menjadi salah satu pemain bertahan muda dengan performa terbaik sepanjang turnamen.
Ia mencatatkan 19 sapuan, 10 tekel, serta enam blok penting. Circati juga menjadi pemain dengan akurasi umpan terbaik kedua di skuad Australia. Usai pulih dari cedera ACL yang cukup panjang, Circati berhasil membangun kembali kariernya bersama Parma di Serie A.
Kemampuan bertahan yang solid dipadukan dengan ketenangan saat menguasai bola membuatnya menjadi bek modern yang banyak dicari klub Premier League.
5. Alex Freeman (Amerika Serikat/Villarreal)
Bermain di hadapan publik sendiri membuat nama Alex Freeman semakin bersinar. Bek kanan berusia 22 tahun itu menjadi salah satu pemain kepercayaan Mauricio Pochettino selama Piala Dunia 2026.
Freeman mencetak gol ke gawang Australia dan tampil konsisten dengan permainan agresif serta energinya di sisi kanan pertahanan Amerika Serikat. Dalam 18 bulan terakhir, perkembangan Freeman terbilang sangat pesat. Dari pemain yang nyaris tidak diperhitungkan di tim nasional, kini ia menjadi salah satu bek kanan muda paling menjanjikan.
6. Mbekezeli Mbokazi (Afrika Selatan/Chicago Fire)
Meski Afrika Selatan gagal melangkah jauh, Mbekezeli Mbokazi tetap berhasil menarik perhatian banyak pemandu bakat. Bek tengah berusia 20 tahun itu tampil dominan dengan mencatatkan 31 sapuan dan empat tekel dalam empat pertandingan.
Tak hanya kuat dalam duel fisik, Mbokazi juga menunjukkan kualitas distribusi bola yang terus berkembang. Chicago Fire dikabarkan siap melepasnya apabila menerima tawaran yang sesuai, dan Premier League disebut menjadi tujuan berikutnya yang paling realistis.
7. Gustavo Puerta (Kolombia/Racing Santander)
Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, nama Gustavo Puerta belum banyak dikenal publik internasional. Namun, gelandang berusia 22 tahun itu menutup turnamen sebagai salah satu pemain terbaik Kolombia.
Puerta mencatat jarak tempuh terbanyak saat Kolombia mengalahkan Ghana. Ia tampil tanpa lelah menekan lawan sekaligus mengatur ritme permainan dengan ketenangan yang mengesankan.
Keputusan pelatih Nestor Lorenzo memainkan Puerta sejak awal pertandingan terbukti tepat. Ia mampu bekerja sama dengan Jefferson Lerma dan James Rodriguez untuk menjaga keseimbangan lini tengah Kolombia. Meski masih membela Racing Santander, Puerta dinilai sudah layak bermain di liga yang lebih kompetitif.
Dengan kecerdasan taktik, fleksibilitas posisi, dan etos kerja yang tinggi, Puerta diprediksi akan menjadi salah satu nama yang paling diburu klub-klub Premier League pada bursa transfer musim panas ini.

